Teknologi Bioplus Pedet Untuk Sapi Potong

Kategori Induk: Peternakan Kategori: Inovasi Peternakan Ditulis oleh Linda Yulinda Asri Dilihat: 142

Dalam upaya percepatan peningkatan populasi sapi, pemerintah menjalankan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) yang diamanatkan dalam Permentan Nomor : 48/Permentan/PK.210/10/2016. Program Upsus Siwab tersebut diharapkan dapat memperbaiki sistem pelayanan peternakan kepada masyarakat, perbaikan manajemen reproduksi dan  produksi ternak.

Upsus Siwab di Kalimantan Barat mulai dicanangkan pada Tahun 2017 dan berakhir Tahun 2019 untuk seluruh 14 kabupaten/kota, sedangkan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat ditugaskan mendampingi di tiga kabupaten yaitu : Kabupaten Sanggau, Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya. Untuk menunjang pelaksanaan Program Upsus Siwab di Kalimantan Barat, salah satunya adalah  peningkatan produksi ternak melalui perbaikan pakan, menggunakan pakan aditif Bioplus pedet.

Bioplus pedet merupakan salah satu produk Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, hasil penelitian dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Bogor. Bioplus pedet adalah jasad renik asal rumen yang bersifat non patogen dan diberikan kepada pedet yang belum diberi hijauan atau pada masa pra sapih dan pada pedet dalam masa pertumbuhan. Mengapa diberikan kepada pedet pra sapih ? karena  pedet pra sapih dalam rumennya belum memiliki mikroba pencerna serat, sehingga penambahan Bioplus pedet dapat membantu

perkembangan mikroba rumen yang kelak akan dapat bersinergi dengan mikroba rumen asli yang sudah terdapat dalam rumen pedet. Mengapa dapat juga diberikan kepada pedet masa pertumbuhan ? karena Bioplus pedet mengandung mikroba rumen yang dapat membantu meningkatkan kecernaan pakan serat tinggi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaaan pakan.

Bioplus pedet mempunyai beberapa fungsi , yaitu : 1) membantu mempercepat proses adaptasi pedet pada pakan hijauan, 2) meningkatkan daya tahan tubuh, 3) mengurangi kasus diare pada pedet karena masa adaptasi pakan, dari pakan cair (susu) ke pakan hijauan, 4) dapat meningkatkan kemampuan mikroba rumen pedet dalam mencerna ransum kaya serat, 5) meningkatkan efisiensi penggunaan pakan, dan 6) meningkatkan Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH).

Aplikasi Bioplus pedet terbagi menjadi dua, yaitu tentang cara dan dosis pemberian.

a. Cara pemberian : 1) secara langsung, dimasukkan langsung pada mulut pedet, dan 2) secara tidak langsung melalui perantaraan media, seperti : air, dedak, pisang dan media lainnya yang disesuaikan dengan kebiasaan peternak dan ternak peliharaannya. Misalnya melalui media air, maka Bioplus pedet ini langsung dicampurkan ke dalam air, kemudian diberikan pada ternak. Begitu pula jika menggunakan media lainnya. Pencampuran Bioplus ini sangat mudah dikarenakan bentuknya yang menyerupai tepung.

b. Dosis pemberian :