JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Teknologi Pakan Adiktif Minoxvit Pada Ternak Sapi Potong

Program Strategis Kementerian Pertanian di bidang Peternakan salah satunya adalah Program Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab) yang dimulai pada Tahun 2017 di seluruh propinsi di Indonesia. Propinsi Kalimantan Barat (Kalbar) juga tidak terlepas dari program tersebut. Bersama-sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Kalbar dan Dinas Peternakan di 14 kabupaten/kota di Kalbar, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar wajib mendampingi di tingkat lapang agar program tersebut berhasil.

Tujuan dari Program Siwab Kementerian Pertanian adalah peningkatan produksi dan populasi ternak melalui perbaikan pakan, salah satunya adalah Pakan Aditif Minoxvit. Minoxvit ini merupakan salah satu pakan aditif produk Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pertanian, hasil penelitian dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Bogor.

Pakan aditif adalah pakan tambahan atau makanan tambahan selain makanan utamanya, seperti manusia, ternak juga memerlukan makanan tambahan, kita tahu bahwa ternak sapi itu makanan utamanya adalah rumput atau hijauan. Minoxvit berasal dari kata MIN yang berarti mineral, OX yang berarti antioksidan, dan VIT yang berarti Vitamin. Minoxvit adalah suatu pakan aditif yang mengandung antioksidan alami, vitamin dan mineral yang bila diberikan kepada induk maupun pejantan, dapat meningkatkan status reproduksinya.

Minoxvit ini diaplikasikan pada induk maupun pejantan, mengapa ? sebab permasalahan reproduksi, baik induk maupun pejantan salah satunya disebabkan karena stress lingkungan dan kekurangan vitamin serta mineral utama, sehingga apabila Minoxvit ini diberikan pada induk maupun pejantan, diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut, karena Minoxvit mengandung antioksidan yang dapat mengatasi stress akibat radikal bebas, meningkatkan imunitas tubuh, meningkatkan motility dan viability dari sperma. Selain itu, minoxvit juga mengandung vitamin E dan mineral yang mempunyai fungsi untuk meningkatkan estrus induk dan meningkatkan kualitas sperma pejantan.

Beberapa fungsi dari Minoxvit untuk ternak sapi jantan maupun ternak sapi betina adalah sebagai berikut :

1. Peningkatan kualitas semen bagi Pejantan, yaitu  :

  • Meningkatkan konsentrasi sperma dalam semen.
  • Meningkatkan persentase sperma yang hidup.
  • Meningkatkan motilitas sperma.
  • Menurunkan jumlah sperma yang mati.
  • Meningkatkan volume semen.
  • Peningkatan reproduksi bagi Indukan, yaitu :
  • Meningkatkan kinerja mikroba rumen
  • Mencegah penurunan bobot badan induk setelah melahirkan
  • Meningkatkan laju pertumbuhan anak yang baru lahir, dari induk yang diberi Minoxvit
  • Memperpendek post partum oestrus

Cara Pemberian Minoxvit Pada ternak dapat dilakukan secara :

1) langsung dan           

2) tidak langsung atau perantaraan media, seperti : Air, dedak, buah-buahan seperti pisang, dan media lainnya sesuai dengan kebiasaan peternak.

      

Dosis pemberian  minoxvit, yaitu  :

  • Pejantan : 3 gram per 30 kg Bobot Badan ternak setiap hari.
  • Induk yang sedang bunting : 3 gram 30 kg Bobot Badan ternak selama 4 bulan. Cara pemakaian untuk induk yang sedang bunting, yaitu : 2 bulan sebelum dan 2 bulan sesudah melahirkan.