JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Teknologi Budidaya Tanaman Indigofera Sebagai Pakan Hijauan Sapi Potong

Indigofera adalah salah satu tanaman penting dalam kehidupan manusia yang tergolong dalam jenis tanaman kacang-kacangan (Leguminose) dan sangat bagus untuk pakan ternak. Indigofera untuk ternak sapi potong sangatlah bagus. Ternak sapi yang diberi pakan atau ransum yang mengandung Indigofera, pertambahan bobot hariannya dapat menjadi lebih tinggi.

Menurut penelitian, sejumlah 60% Indigofera dalam ransum dapat meningkatkan pertambahan bobot harian sapi potong 39% lebih tinggi.

          

Keunggulan tanaman Indigofera sebagai salah atu pakan hijauan unggul untuk ternak sapi potong, antara lain :

  • Toleran terhadap wilayah minim air, sehingga tanaman ini sangat cocok untuk menjadi pakan alternatif di musim kemarau. Juga dapat tumbuh di tanah basa dan tanah masam atau lahan gambut.
  • Produktifitas hijauannya cukup tinggi, bisa memproduksi hijauan segar sebanyak 33 ton/ha/tahun.
  • Kandungan proteinnya tinggi, sehingga bagus untuk penggemukan.
  • Nilai kecernaannya tinggi sehingga akan lebih banyak nutrisi yang diserap oleh ternak, daripada yang terbuang bersama kotoran.
  • Kandungan mineralnya sangat ideal terhadap kebutuhan ternak, sehingga pertumbuhan ternak menjadi lebih optimal.
  • Anti nutrisinya sangat rendah, terutama tanin.
  • Palatabilitasnya (kesukaan ternak terhadap pakan) tinggi.

Budidaya tanaman Indigofera ini sangat mudah dan tidak memerlukan perawatan tanaman yang terlalu rumit. Siapapun dapat melakukannya, termasuk peternak sapi potong. Budidaya tanaman Indigofera meliputi :

  • Pembenihan :
  • Biji atau benih direndam dalam air selama semalam, kemudian dikecambahkan dan di semai.
  • Setelah usia semai 10 hari, lalu pindahkan ke polybag berukuran 0,5 kg, hingga 30 -41 hari.
  • Lakukan perawatan bibit muda dalam polybag tersebut, simpan dibawah naungan (paranet, pohon besar).
  • Jika berasal dari stek : pilih batang yang bagus, potong sepanjang 30 cm, diamkan 1-3 hari, kemudian tanam ujung stek menghadap ke atas.

 2.   Pengolahan tanah :

  • Lakukan pemupukan pada lahan : monokultur pupuk kandangnya 5 ton/ha.
  • Pupuk kandang : 250 – 300 gram/lubang tanam.
  • Penanaman : Jarak tanam untuk monokultur : 1m x 1,5m dan Tumpangsari : 3m x 3m.
  • Perawatan, terdiri dari : penyiangan gulma dan penyemprotan hama dan penyakit.
  • Pemanenan :
  • Panen pertama adalah 60 hari setelah tanam.
  • Dipangkas pada ketinggian 1m dari permukaan tanah.
  • Panen selanjutnya, setiap 60 hari sekali dari pemangkasan sebelumnya.

Cara dan Dosis pemberian pada ternak sapi potong adalah sebagai berikut :

  • Cara : langsung diberikan pada ternak, sesuai kebiasaan penggunaan rumput lapang, hanya saja rumput lapangnya diganti dengan tanaman ini.
  • Dosis : 60% dari kebutuhan hijauan, 40% adalah rumput lainnya (rumput gajah, dan rumput lapang).