JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Uji Multi Lokasi Galur Unggul Kedelai di Kalimantan Barat

Pengembangan budidaya tanaman pangan Kalimantan Barat selain mampu meningkatkan pendapatan daerah juga dapat meningkatkan pendapatan petani. Peningkatan produktivitas hasil pertanian tidak hanya dilakukan dengan perbaikan teknik budidaya tetapi juga penggunaan varietas yang adaptif yang memiliki potensi hasil yang tinggi. Rendahnya produktivitas tanaman pangan kedelai yang diusahakan adalah akibat serangan hama penyakit dan varietas yang diusahakan tidak sesuai dengan agroekosistemnya.

Tahapan dari penelitian meliputi kegiatan identifikasi ketersediaan galur/varietas kedelai di balai-balai penelitian, pemilihan lokasi, penentuan rancangan, pelaksanaan pengujian, analisis data dan pelaporan. Manfaat dari kegiatan adalah sebagai bahan pertimbangan petani dalam memilih varietas kedelai yang cocok untuk ditanam, toleran hama penyakit dan sesuai dengan agroekosistemnya. Selain itu produksi tanaman pangan (kedelai) meningkat, berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani. Pengkajian uji multilokasi galur/varietas kedelai toleran hama penyakit, dengan dua lokasi, agroekosistem dataran rendah lahan gambut dan lahan pasang surut. Sebagai perlakuan varietas, Grobogan, Argomulyo, Kaba, Wilis, Rajabasa, Sinabung, Detam-2 dan SHRW-60.3. Pengkajian di setiap lokasi menggunakan rancangan acak kelompok dan diulang 3 kali. Luas plot/unit/galur (varietas) kedelai 35 m², pengamatan komponen pertumbuhan dan produksi. Data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan diuji LSI dan DMRT Uji multilokasi kedelai, lokasi kabupaten Kuburaya dengan agroekosistem dataran rendah lahan pasang surut produksi tertinggi pada varietas Grobogan (2,17 ton/ha) dan Argomulya (2,01 ton/ha). Sedangkan untuk lokasi dengan agroekosistem dataran rendah lahan gambut produksi tertinggi juga dicapai varietas Grobogan (2,49 ton/ha) dan Argomulya (2,62 ton/ha). Hama yang muncul di dua lokasi adalah penggerek polong tetapi belum berpengaruh terhadap penurunan hasil biji.

Tim Peneliti : Ir.Titik Purbiati, Ir. Jafri, MSi, Dina Omayani Dewi, Sp, MSc, Ir.Rusli Burhansyah, Abdullah Umar.