JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Cara Membuat Mol Rebung

Apa itu Mol? Mol adalah mikroorganisme lokal, cairan yang mengandung mikro organisme hasil produksi sendiri dari bahan-bahan alami di sekeliling kita (lokal), dimana bahan-bahan tersebut merupakan tempat atau sebagai media untuk hidup dan berkembangnya mikroorganisme yang berguna dalam mempercepat penghancuran bahan bahan organik (decomposer) atau sebagai tambahan nutrisi bagi tanaman.

Mol ini dapat dimanfaatkan :

  1. sebagai pupuk organik cair (POC) baik untuk tanaman maupun kolam,
  2. Sebagai dekomposer atau biang kompos untuk pembuatan kompos
  3. Sebagai pestisida nabati untuk mengusir hama

Dalam membuat Mol agar memberikan hasil yang  berkualitas, bahan-bahannya  perlu mengandung glukosa, karbohodrat dan bakteri. Berbagai bahan yang ada disekitar kita dapat dibuat MOL, salah satunya adalah rebung.

Rebung adalah tunas muda yang tumbuh dari akar bambu. Rebung ini sangat banyak tumbuh di hutan Kalimantan Barat dan biasa digunakan sebagai bahan makanan sehari-hari. Rebung juga diolah menjadi asinan dan dapat dimakan sebagai sayuran tunggal atau digunakan sebagai bahan pencampur sayuran dalam masakan lainnya. Rebung bambu juga bisa dibuat mol karena mengandung giberellin dan C organik sehingga mampu merangsang pertumbuhan tanaman secara cepat. Selain itu rebung juga mengandung mikroorganisme yang berguna yaitu azotobacter dan azospirillium. Giberellin merupakan suatu hormon yang memiliki fungsi pada tumbuhan yang akan membantu proses pembentukan sempurna pada tumbuhan. Beberapa fungsi hormon giberellin antara lain mempercepat tumbuhnya tunas, meninggikan tanaman yang kerdil menjadi tumbuh normal, memperbesar buah dan biji. Sedangkan mikroorganisme azotobacter merupakan bakteri gram-negatif aerob nonsimbiotik yang berfungsi sebagai pengikat N  bebas sehingga bakteri ini mempunyai pengaruh terhadap sifat fisik dan kimia tanah  dalam meningkatkan kesuburan tanah. Sedangkan azospirillium merupakan mikroorganisme penambat Nitrogen yang hidup bebas yang tidak bersimbiosis dengan membentuk bintil akar pada tanaman leguminose tapi hanya berasosiasi disekitar perakaran tanaman khususnya dari famili graminaceae seperti padi, jagung dan sejenisnya. Jadi nyatalah bahwa rebung ini sangat berguna bagi tanaman. Karena rebung bambu mengandung giberellin, maka mol rebung berfungsi untuk merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman.

Cara Membuat Mol Rebung Bambu

Bahan-bahan

  1. Rebung bambu 1,5 kg (sebagai sumber bakteri)
  2. Gula Merah 2,5 ons (sebagai sumber glukosa)
  3. Air cucian beras 5 liter (sebagai sumber karbohidrat
  4. Air kelapa secukupnya
  5. Ragi secukupnya
  6. Tauge secukupnya
  7. Nenas secukupnya

Alat yang diperlukan

  1. Pisau untuk merajang atau bisa juga blender
  2. Talanan atau tempat untuk merajang
  3. Jerigen atau tong plastik yang volumenya dapat disesuaikan dengan MOL yang akan dibuat
  4. Selang jika diperlukan

Cara Membuatnya

  1. Rebung dibersihkan kemudian di rajang halus atau diblender, tauge dan nenas diracang halus
  2. Ragi dihancurkan dan masukkan dalam air cucian beras.
  3. Masukkan rebung, nenas, tauge kedalam jerigen atau tong plastik, kemudian masukkan air cucian beras yang sudah ditambahi ragi, baru masukkan air kelapa, kemudian di aduk rata.
  4. Setelah itu jerigen atau tong plastik ditutup rapat dan dibuka setiap hari untuk menghilangkan gasnya. Dapat juga tutup jerigen dilubangi tengahnya dan diberi selang. Ujung selang yang masuk ke dalam jerigen hanya sampai batas di atas bahan MOL, sedangkan ujung selang lainnya dimasukkan ke dalam botol yang telah diberi ¾ air hinga sampai ke dalam air untuk menghilangkan gas. Dengan  cara seperti ini jerigen tidak perlu  di buka setiap hari
  5. MOL sudah jadi dan bisa digunakan setelah 14 hari dan baunya wangi seperti tape

Catatan : bahan di atas tidak perlu semuanya ada, yang penting ada sumber Karbohidrat, glukosa dan bakteri (rebung bambu, cucian beras dan gula merah juga sudah cukup untuk membuat Mol rebung).

 Aplikasi ke Tanaman

  1. Sebagai pupuk organik caik : tambahkan 1 liter MOL rebung ke dalam 15 liter air kemudian semprotkan ke daun secara merata
  2. Sebagai dekomposer : tambahkan 1 liter MOL rebung ke dalam 5 liter air, kemudian siramkan secara merata pada bahan yang akan dikomposkan

Penulis : Sari Nurita, BPTP Kalimantan Barat.

Diolah dari berbagai sumber.