JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Pembuatan Pupuk Organik Granular di Bioindustri Sungai Kakap

Salah satu subsistem kegiatan pendampingan Bioindustri Pertanian Berbasis Integrasi Padi-Sapi di Dusun Parit Madiun adalah pabrik mini pupuk granular. Pabrik mini ini mengolah limbah pupuk kandang petani ternak di dusun ini yang berjumlah sekitar 150 ekor. Dengan potensi ternak sebesar itu maka diperkirakan akan menghasilkan kotoran sebesar 1,5 ton kotoran per hari. Pupuk tersebut diolah menjadi pupuk organik granular dengan penambahan kompos jerami dan dolomit sebagai perekat dan penetral pH. Rencananya kotoran sapi dari petani akan dibawa ke pabrik pupuk yang berada di rumah Pak Suwaji untuk diolah menjadi pupuk granular. Diharapkan pembuatan pabrik mini pupuk granul ini akan mampu meningkatkan nilai jual pupuk kandang kotoran sapi peternak di Dusun Parit Madiun.

Pada saat ini mesin pengolah pupuk granul yang ada di pabrik mini adalah mesin APPO (pencacah hijauan dan pupuk kandang kasar) dan mesin Pan granulator untuk mencetak pupuk kandang menjadi bentuk granular (granulasi). Sebenarnya untuk kebutuhan pembuatan pupuk granulator masih perlu mendatangkan mesin hammermill (penghancur dan pelembut pupuk kandang), mesin pengayak pupuk kandang, mesin pengayak pupuk granular, mesin pengering pupuk granular, dan mesin untuk mengemas pupuk granular (mesin penjahit karung dan sealer untuk kemasan plastik). Namun, dengan dua mesin yang sudah ada tersebut sudah mampu memproduksi pupuk organik granular dengan bantuan peralatan lain yang sederhana.

Peralatan yang digunakan adalah:

  • Mesin pan granulator
  • Mesin Appo
  • Ayakan
  • Pompa air
  • Selang untuk tetesan air
  • Cetok

Bahan yang dibutuhkan:

  • Pupuk kandang sapi
  • Dolomit
  • Air