JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Buku

Dukungan inovasi teknologi pertanian saat ini dan ke depan semakin penting seiring dengan perubahan dan gerak pembangunan pertanian nasional yang semakin dinamis menuju pertanian modern. Peran pentingnya inovasi teknologi pertanian menjadi sangat strategis sebagai alat, cara, atau metode yang digunakan dalam transformasi bahan mentah, setengah jadi, maupun siap pakai menjadi produk yang bernilai tinggi serta memiliki nilai tambah, utamanya bagi pelaku agribisnis.

Untuk mendukung pelaksanaan pencapaian swasembada pangan dan swasembada berkelanjutan di Kalimantan Barat diperlukan adanya Rekomendasi Teknologi Budidaya Padi, Jagung, dan Kedelai spesifik lokasi.  Mengingat beragamnya kondisi agro-ekosistem wilayah di Kalimantan Barat maka Rekomendasi Teknologi ini disusun dengan memperhatikan kondisi tersebut. Untuk itu, BPTP Kalimantan Barat sebagai bagian dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian menyusun sebuah buku Rekomendasi Teknologi Tahun 2019. Buku ini mengacu pada hasil kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BPTP Kalimantan Barat sampai Tahun 2018.

Kegiatan Pekan Agroinovasi ini merupakan agenda peringatan HUT Badan Litbang ke-40 dan HUT BPTP ke-20, yang diselenggarakan di tiap-tiap provinsi di Indonesia. Badan Litbang Pertanian berkewajiban menyebarluaskan hasil penelitian kepada masyarakat luas, misalnya dengan penerbitan buku “400 Teknologi Unggulan Badan Litbang Pertanian”, Open House, dan juga Pekan Agroinovasi seperti yang dilaksanakan oleh BPTP Kalimantan Barat ini. Dengan Pekan Agroinovasi, diharapkan dapat mempercepat diseminasi teknologi dan juga menjadi media interaksi bagi fihak-fihak yang terkait dengan pembangunan pertanian.

Untuk mendukung pelaksanaan pencapaian swasembada pangan dan swasembada berkelanjutan pada tahun 2014 di Kalimantan Barat diperlukan adanya Rekomendasi Teknologi Budidaya Padi, Jagung, dan Kedelai spesifik lokasi.  Mengingat beragamnya kondisi agro-ekosistem wilayah di Kalimantan Barat maka Rekomendasi Teknologi ini disusun dengan memperhatikan kondisi tersebut.  Untuk tahun 2013 Rekomendasi Teknologi baru sampai pada tingkat kecamatan.  Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa dalam satu wilayah kecamatan masih dapat terdiri dari  beberapa zonasi agro-ekosistem wilayah yang berbeda.  Oleh karena itu dimasa mendatang Rekomendasi Teknologi ini masih perlu disempurnakan.