JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English
Penyerahan Polybag Aneka Sayuran Kepada KWT Toga Sejahtera

Penyerahan Polybag Aneka Sayuran Kepada KWT Toga Sejahtera

Senin sore (16/09/21) BPTP Kalimantan kembali melakukan distribusi penyerahan polybag...

Hari ke-2: Bimtek Teknologi Perbenihan dan Penyemaian Padi Sistem Dapog

Hari ke-2: Bimtek Teknologi Perbenihan dan Penyemaian Padi Sistem Dapog

Masih dari BPP Kec. Tebas, Tim BPTP Kalbar melanjutkan pelaksanaan Bimbingan Teknis...

Menikmati Udara Pagi di IP2TP Selakau

Menikmati Udara Pagi di IP2TP Selakau

Pagi ini (15/9), Kepala Balai Dr. Rustan Massinai didampingi Pejabat Pembuat Komitmen...

  • Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Provinsi Kalimantan Barat periode 2021 - 2026

    Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Provinsi Kalimantan Barat periode 2021 - 2026

    Senin, 20 September 2021 09:48
  • Penyerahan Polybag Aneka Sayuran Kepada KWT Toga Sejahtera

    Penyerahan Polybag Aneka Sayuran Kepada KWT Toga Sejahtera

    Jumat, 17 September 2021 08:32
  • Hari ke-2: Bimtek Teknologi Perbenihan dan Penyemaian Padi Sistem Dapog

    Hari ke-2: Bimtek Teknologi Perbenihan dan Penyemaian Padi Sistem Dapog

    Rabu, 15 September 2021 16:20
  • Menikmati Udara Pagi di IP2TP Selakau

    Menikmati Udara Pagi di IP2TP Selakau

    Rabu, 15 September 2021 13:13
giweather joomla module

Agenda Kegiatan BPTP Kalbar

<<  <  September 2021  >  >>
 Senin  Selasa  Rabu  Kamis  Jumat  Sabtu  Minggu 
    1
171819
20212223242526
27282930   
No events found.

Teknologi teraktual

SDM Profesional

Sumber Daya Genetik Buah Spesifik Kalbar

Sumber Daya Genetik Padi Lokal Kalbar

Jam Layanan

ppid bptp kalbar

upg WBK
LPSE Kalimantan Barat WBS kementan
 

 

Layanan Online

Statistik Pengunjung

0.png0.png6.png7.png1.png
Hari ini6
Kemarin5
Minggu ini6
Bulan ini155
Jumlah671

Visitor Info

  • IP: 10.22.11.10
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

20-09-2021

PENINGKATAN PRODUKSI PADI MELALUI INTRODUKSI VARIETAS UNGGUL BARU DI KABUPATEN LANDAK

Potensi Sumber daya pertanian di Kabupaten Landak yang merupakan salah satu sentra penghasil padi di Propinsi Kalimantan Barat ditunjukkan dengan adanya potensi lahan sawah seluas 73.346 ha hektar yang tersebar di 13 kecamatan. Sebagian besar lahan sawah yang ditanami adalah lahan irigasi dan tadah hujan yaitu sebesar 1,800 hektar lahan sawah irigasi teknis, sebesar 10,128 hektar lahan sawah irigasi ½ teknis, lahan sawah irigasi sederhana sebesar 13,786 hektar, sawah irigasi desa sebanyak 17,496 hektar, sawah tadah hujan sebanyak 20,991 hektar dan selebihnya masih merupakan lahan sawah lebak yang masih belum difungsikan secara optimal.

 

Rata-Rata produktivitas padi di di Kabupaten Landak  saat ini baru mencapai 3,61 ton. Jika dilihat produktivitas tersebut masih berada dibawah potensi hasil varietas unggul baru (VUB) padi sawah yang telah dihasilkan oleh Badan Litbang pertanian diantaranya Mekongga (8,4 ton/ha), Cibogo (8,1 ton/ha), Inpari 1 (10 ton/ha), Inpari 4 (8,8 ton/ha), Inpari 6 (12 ton/ha) dan Inpari 13 dengan potensi hasil 8,0 ton/ha.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Barat  sebagai perpanjangan tangan dari Badan Litbang Pertanian telah melakukan Pendampingan Program SL-PTT Padi di Kabupaten Landak dari tahun 2010 sampai sekarang untuk mendukung peningkatan produksi padi. Salah satu bentuk pendampingan yang dilakukan adalah introduksi Varietas Unggul Baru (VUB) melalui Uji Adaptasi/Display sebanyak 4 - 5 varietas pada kawasan SL-PTT. Pada Tahun 2010, introduksi VUB terlaksana sebanyak 420 unit dengan introduksi VUB : IR42, Cibogo, Inpari 1, Inpari 4 dan Inpari 6 dengan penyebaran di 6 Kecamatan. Untuk tahun 2011 terlaksana sebanyak 178 unit yang tersebar di 6 kecamatan dengan introduksi VUB : Inpari 13, Inpari 10, Inpari 8, Inpari 7 dan Situ Bagendit tersebar di 6 kecamatan. Sedangkan pada tahun 2012 Uji Adaptasi VUB pada 5 kecamatan (Mandor, Sompak, Sengah Temila, Menjalin dan Mempawah Hulu) seluas ± 1 ha dengan introduksi VUB : Mekongga, Inpari 10, Inpari 3, Inpari 14 dan Cibogo.

Introduksi VUB Padi pada tahun 2010 di 6 Kecamatan, Kabupaten Landak menunjukkan varietas Inpari 6 mampu meningkatkan produktivitas padi tertinggi sebesar 21,28 %  dengan potensi pengembangan di Kecamatan Sengah Temila dan Sompak. Varietas Inpari 4  produktivitas padi tertinggi sebesar 20,05 % dengan potensi pengembangan di Kecamatan Menjalin, Banyuke Hulu, Sengah Temila dan Mempawah Hulu. Peningkatan produktivitas tertinggi varietas Inpari 1 sebesar 13,12 % dengan potensi pengembangan varietas di kecamatan Sengah Temila, Menjalin dan Sompak.  Introduksi varietas Cibogo di Kecamatan Menjalin mampu meningkatkan produktivitas padi tertinggi sebesar 15,98 %.

Gambar 1. Introduksi VUB Padi Pada Musim Tanam Gadu 2010 di Kabupaten Landak

Introduksi VUB Padi pada tahun 2011 di 6 Kecamatan, Kabupaten Landak menunjukkan produktivitas yang cukup tinggi yaitu varietas Inpari 13 (3,20 – 9,80 ton GKP/ha), Inpari 10 (3,30 – 10,08 ton GKP/ha), Inpari 7 (3,50 – 9,12 ton GKP/ha), Inpari 8 (3,00 – 6,08 ton GKP/ha) dan Situ Bagendit (3,40 – 5,28 ton GKP/ha). Berdasarkan data tersebut, potensi pengembangan VUB meliputi: Inpari 13 (Kecamatan Mempawah Hulu, Menyuke dan Mandor), Inpari 10 (Sengah Temila, Menjalin dan Mempawah Hulu), Inpari 7 (Mandor, Menjalin dan Sengah Temila), Inpari 8 (Sengah Temila, Mempawah Hulu dan Mandor) sedangkan Situ Bagendit (Sengah Temila, Mempawah Hulu, Sebangki dan Mandor).

Gambar 2. Display VUB Padi Musim Tanam Gadu 2011 di Kabupaten Landak

Introduksi VUB Padi melalui Uji Adaptasi pada tahun 2012 di 5 kecamatan, Kabupaten Landak menunjukkan produktivitas yang cukup tinggi yaitu Inpari 3 (4,30 – 6,50 ton GKP/ha) dengan potensi pengembangan varietas Inpari 3 di Kecamatan Sengah Temila, Sompak dan Mempawah Hulu. Produktivitas Inpari 14 berkisar 5,00 – 7,50 ton GKP/ha dengan potensi pengembangan Kecamatan Sengah Temila, Mandor, Sompak dan Mempawah Hulu. VUB Inpari 10 dengan produktivitas 4,50 – 6,00 ton GKP/ha berpotensi untuk dikembangkan di Kecamatan Menjalin, Sengah Temila, Sompak dan Mempawah Hulu. Varietas Cibogo  dengan produktivitas 4,50 – 6,80 ton GKP/ha berpotensi untuk dikembangkan di Kecamatan Sengah Temila, Mandor dan Sompak.  Dengan adanya pendampingan program SL-PTT melalui introduksi VUB padi dari tahun 2010 – 2012 ini dapat dijadikan kebijakan bagi Pemda Kabupaten Landak dalam menentukan dan merekomendasikan penggunaan VUB Padi pada kawasan SL-PTT untuk mendukung surplus beras di Kabupaten Landak. (Tk)

Gambar 3. Display / Uji Adaptasi VUB padi Musim Tanam Gadu 2012 di Kabupaten Landak