JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Survey CPCL dan Koordinasi kegiatan Demfarm Padi VUB di Lahan Rawa Pasang Surut Kalimantan Barat.

Survey CPCL dan Koordinasi kegiatan Demfarm Padi VUB di Lahan Rawa Pasang Surut Kalimantan Barat.

Dalam mewujutkan pencapaian swasembada pangan dankesejahteraan petani, hal yang perlu...

Rakor Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik lingkup BBP2TP

Rakor Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik lingkup BBP2TP

Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008 Pasal 7 ayat (1)...

Rapat Peneliti dan Penyuluh BPTP Kalimantan Barat

Rapat Peneliti dan Penyuluh BPTP Kalimantan Barat

Kamis (6/5/21) BPTP Kalbar mengadakan rapat peneliti-penyuluh. Kepala BPTP...

Pelepasan Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Pontianak.

Pelepasan Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Pontianak.

Setelah melaksanakan magang lebih kurang 1 bulan lamanya di BPTP Kalimantan Barat, Senin...

  • Survey CPCL dan Koordinasi kegiatan Demfarm Padi VUB di Lahan Rawa Pasang Surut Kalimantan Barat.

    Survey CPCL dan Koordinasi kegiatan Demfarm Padi VUB di Lahan Rawa Pasang Surut Kalimantan Barat.

    Jumat, 07 Mei 2021 15:32
  • Rakor Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik lingkup BBP2TP

    Rakor Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik lingkup BBP2TP

    Kamis, 06 Mei 2021 13:10
  • Rapat Peneliti dan Penyuluh BPTP Kalimantan Barat

    Rapat Peneliti dan Penyuluh BPTP Kalimantan Barat

    Kamis, 06 Mei 2021 12:23
  • Pelepasan Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Pontianak.

    Pelepasan Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Pontianak.

    Senin, 03 Mei 2021 13:27
giweather joomla module

Teknologi teraktual

SDM Profesional

Sumber Daya Genetik Buah Spesifik Kalbar

Sumber Daya Genetik Padi Lokal Kalbar

Penyerahan Polybag Sayuran ke Ponpes Al Insan

Senin, 12 April 2021
Kegiatan penyerahan polybag aneka sayuran dari BPTP Kalbar ke Pondok Pesantren Al Insan Pontianak

Agenda Kegiatan

Mei 2021
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31
WBS kementan 
 
 WBK  

Layanan Online

Pengunjung

1402426
Hari ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu kemarin
Bulan ini
Bulan kemarin
Semua hari
2207
2573
13696
1373234
18080
78828
1402426
IP Anda: 10.22.11.10
2021-05-07 23:13

PENINGKATAN PRODUKSI PADI MELALUI INTRODUKSI VARIETAS UNGGUL BARU DI KABUPATEN LANDAK

Potensi Sumber daya pertanian di Kabupaten Landak yang merupakan salah satu sentra penghasil padi di Propinsi Kalimantan Barat ditunjukkan dengan adanya potensi lahan sawah seluas 73.346 ha hektar yang tersebar di 13 kecamatan. Sebagian besar lahan sawah yang ditanami adalah lahan irigasi dan tadah hujan yaitu sebesar 1,800 hektar lahan sawah irigasi teknis, sebesar 10,128 hektar lahan sawah irigasi ½ teknis, lahan sawah irigasi sederhana sebesar 13,786 hektar, sawah irigasi desa sebanyak 17,496 hektar, sawah tadah hujan sebanyak 20,991 hektar dan selebihnya masih merupakan lahan sawah lebak yang masih belum difungsikan secara optimal.

 

Rata-Rata produktivitas padi di di Kabupaten Landak  saat ini baru mencapai 3,61 ton. Jika dilihat produktivitas tersebut masih berada dibawah potensi hasil varietas unggul baru (VUB) padi sawah yang telah dihasilkan oleh Badan Litbang pertanian diantaranya Mekongga (8,4 ton/ha), Cibogo (8,1 ton/ha), Inpari 1 (10 ton/ha), Inpari 4 (8,8 ton/ha), Inpari 6 (12 ton/ha) dan Inpari 13 dengan potensi hasil 8,0 ton/ha.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Barat  sebagai perpanjangan tangan dari Badan Litbang Pertanian telah melakukan Pendampingan Program SL-PTT Padi di Kabupaten Landak dari tahun 2010 sampai sekarang untuk mendukung peningkatan produksi padi. Salah satu bentuk pendampingan yang dilakukan adalah introduksi Varietas Unggul Baru (VUB) melalui Uji Adaptasi/Display sebanyak 4 - 5 varietas pada kawasan SL-PTT. Pada Tahun 2010, introduksi VUB terlaksana sebanyak 420 unit dengan introduksi VUB : IR42, Cibogo, Inpari 1, Inpari 4 dan Inpari 6 dengan penyebaran di 6 Kecamatan. Untuk tahun 2011 terlaksana sebanyak 178 unit yang tersebar di 6 kecamatan dengan introduksi VUB : Inpari 13, Inpari 10, Inpari 8, Inpari 7 dan Situ Bagendit tersebar di 6 kecamatan. Sedangkan pada tahun 2012 Uji Adaptasi VUB pada 5 kecamatan (Mandor, Sompak, Sengah Temila, Menjalin dan Mempawah Hulu) seluas ± 1 ha dengan introduksi VUB : Mekongga, Inpari 10, Inpari 3, Inpari 14 dan Cibogo.

Introduksi VUB Padi pada tahun 2010 di 6 Kecamatan, Kabupaten Landak menunjukkan varietas Inpari 6 mampu meningkatkan produktivitas padi tertinggi sebesar 21,28 %  dengan potensi pengembangan di Kecamatan Sengah Temila dan Sompak. Varietas Inpari 4  produktivitas padi tertinggi sebesar 20,05 % dengan potensi pengembangan di Kecamatan Menjalin, Banyuke Hulu, Sengah Temila dan Mempawah Hulu. Peningkatan produktivitas tertinggi varietas Inpari 1 sebesar 13,12 % dengan potensi pengembangan varietas di kecamatan Sengah Temila, Menjalin dan Sompak.  Introduksi varietas Cibogo di Kecamatan Menjalin mampu meningkatkan produktivitas padi tertinggi sebesar 15,98 %.

Gambar 1. Introduksi VUB Padi Pada Musim Tanam Gadu 2010 di Kabupaten Landak

Introduksi VUB Padi pada tahun 2011 di 6 Kecamatan, Kabupaten Landak menunjukkan produktivitas yang cukup tinggi yaitu varietas Inpari 13 (3,20 – 9,80 ton GKP/ha), Inpari 10 (3,30 – 10,08 ton GKP/ha), Inpari 7 (3,50 – 9,12 ton GKP/ha), Inpari 8 (3,00 – 6,08 ton GKP/ha) dan Situ Bagendit (3,40 – 5,28 ton GKP/ha). Berdasarkan data tersebut, potensi pengembangan VUB meliputi: Inpari 13 (Kecamatan Mempawah Hulu, Menyuke dan Mandor), Inpari 10 (Sengah Temila, Menjalin dan Mempawah Hulu), Inpari 7 (Mandor, Menjalin dan Sengah Temila), Inpari 8 (Sengah Temila, Mempawah Hulu dan Mandor) sedangkan Situ Bagendit (Sengah Temila, Mempawah Hulu, Sebangki dan Mandor).

Gambar 2. Display VUB Padi Musim Tanam Gadu 2011 di Kabupaten Landak

Introduksi VUB Padi melalui Uji Adaptasi pada tahun 2012 di 5 kecamatan, Kabupaten Landak menunjukkan produktivitas yang cukup tinggi yaitu Inpari 3 (4,30 – 6,50 ton GKP/ha) dengan potensi pengembangan varietas Inpari 3 di Kecamatan Sengah Temila, Sompak dan Mempawah Hulu. Produktivitas Inpari 14 berkisar 5,00 – 7,50 ton GKP/ha dengan potensi pengembangan Kecamatan Sengah Temila, Mandor, Sompak dan Mempawah Hulu. VUB Inpari 10 dengan produktivitas 4,50 – 6,00 ton GKP/ha berpotensi untuk dikembangkan di Kecamatan Menjalin, Sengah Temila, Sompak dan Mempawah Hulu. Varietas Cibogo  dengan produktivitas 4,50 – 6,80 ton GKP/ha berpotensi untuk dikembangkan di Kecamatan Sengah Temila, Mandor dan Sompak.  Dengan adanya pendampingan program SL-PTT melalui introduksi VUB padi dari tahun 2010 – 2012 ini dapat dijadikan kebijakan bagi Pemda Kabupaten Landak dalam menentukan dan merekomendasikan penggunaan VUB Padi pada kawasan SL-PTT untuk mendukung surplus beras di Kabupaten Landak. (Tk)

Gambar 3. Display / Uji Adaptasi VUB padi Musim Tanam Gadu 2012 di Kabupaten Landak