JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Info Aktual

Reaksi banjir buah impor yang pernah menyentak keterlenaan kita selama ini, kini makin mereda seiring dengan makin tidak berdayanya buah nasional menghadapi gempuran buah mancanegara yang menjadikan Indonesia sebagai pasar potensialnya.  Impor buah Indonesia yang terus meningkat,  pada tahun 2008 telah mencapai 4 triliun rupiah dan sekitar  25% adalah untuk impor buah jeruk. Mulai dari pasar swalayan hingga ke pedagang kaki lima di tepi trotoar jalan strategis, buah impor semakin mudah diperoleh.  Berbagai upaya telah dilakukan guna meningkatkan pengembangan agribisnis jeruk keprok Indonesia yang diharapkan bisa dipertarungkan dengan jeruk  impor yang sebenarnya telah menjalani penyimpanan lama. Walaupun demikian upaya percepatan masih harus dilakukan paling tidak guna menghambat laju impor buah jeruk terutama dari China yang semakin sulit untuk dibendung.

Harus diakui, bahwa agribisnis jeruk di Indonesia belum sepenuhnya didukung oleh inovasi teknologi jeruk,  akibatnya  mutu buah yang dihasilkan petani tidak bagus  dengan daya saing rendah. Sistem pemasaran yang berlangsung sekarang  juga belum berpihak kepada petani karena  kelembagaan petani yang masih sangat lemah. Pada dasarnya petani cenderung menyukai  menanam jeruk yang buahnya sangat disukai oleh konsumen, yaitu yang kulit buahnya berwarna kuning-orange yang dapat diperoleh jika diusahakan di dataran tinggi,  sedangkan varietas jeruk keprok dataran rendah biasanya  berwarna hijau kekuningan seperti yang dimiliki jeruk Siam yang kini sudah  mencapai 85% dari total pertanaman jeruk yang ada di Indonesia. Dari berbagai acara festival jeruk nasional,  jenis jeruk keprok Indonesia, seperti keprok Batu 55, Garut, SoE, Berasitepu, Sioumpu dan lainnya berpotensi dan berkemampuan bersaing dengan jeruk impor.

Dukungan inovasi teknologi  terhadap pengembangan agribisnis jeruk di Indonesia perlu terus ditingkatkan melalui akeselerasi diseminasi dan alih teknologi anjuran kepada semua pelaku agribisnis jeruk.  Inovasi teknologi jeruk yang mudah diadopsi petani adalah yang memiliki kriteria  spesifik lokasi, efektif, mudah diaplikasikan, murah, dan sarana pendukung mudah diperoleh. Teknologi yang dibutuhkan masyarakat perjerukkan di Indonesia adalah (1). Ketersediaan benih berlabel pada saat tanam, (2). Teknologi pengendalian hama penyakit dan pemupukan  pada pohon jeruk yang berbuah secara berjenjang, yaitu dalam satu pohon dijumpai 3-5 stadia perkembangan buah, (3). Teknologi agar warna kulit buah cerah dan merata (4). Sistem pemasaran yang berpihak kepada petani,  dan (5).  Penguatan kelembagaan petani yang mampu mengakses inovasi teknologi,  modal, dan informasi pasar.  Mari kita perbaiki sentra produksi jeruk yang ada,  kita tingkatkan pengelolaan pasca panennya,  lakukan promosi kekuatan kita,  Insya Allah buah jeruk kita akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan sebagai tamu terhormat di negara lain.

Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H, staf BPTP Kalimantan Barat beserta  Dharma Wanita mengadakan ceramah agama (siraman rohani), di aula BPTP Kalbar tanggal 6 Agustus 2010). Kegiatan ini rutin dilaksanakan menjelang bulan puasa dan berlanjut pada tiap jum'at selama bulan Ramadhan guna meningkatkan Iman dan Taqwa staf yang beragama Islam.

Tausiyah yang disampaikan oleh Bapak Ustadz H. Arif Sopyan, M.Ag mengatakan “Pada dasarnya bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan maghfirah (ampunan) sehingga dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh bukhari menyatakan bahwa pada bulan ini Allah SWT akan membuka setiap pintu surga dan akan mem-belenggu syaithan. Maka dengan terbukanya pintu surga dan dibelenggunya syaithon dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan umat muslim. Selain itu ramadhan pun merupakan satu bulan yang Allah SWT telah mewajibkan puasa terhadap orang yang beriman. QS. Al-Baqarah 183.”

Nilai Formal yaitu yang berlaku dalam perspektif ini puasa hanya tinjau dari segi menahan lapar, haus dan birahi. Maka menurut nilai ini, seseorang telah dikatakan berpuasa apabila dia tidak makan, minum dan melakukan hubungan seksual mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Padahal Rasulullah SAW telah memberikan warning terhadap umat muslim melalui sebuah haditnya yang berbunyi :
"Banyak orang yang puasa mereka tidak mendapatkan apa-apa melainkan hanya rasa lapar dan haus saja". H.R. bukhari, lanjutnya.

 

Dalam bulan Juni 2010 ini, BPTP Kalimantan Barat mendapatkan dukungan Sumberdaya Manusia (SDM) dari aspek kualitas maupun kuantitas.  Dalam aspek kualitas, BPTP Kalimantan Barat mendapatkan beberapa pegawai yang mendapatkan peningkatan golongan ke golongan IV dan golongan III, serta satu orang menjadi fungsional penyuluh.  Sementara itu dari aspek kuantitas, BPTP Kalimantan Barat mendapatkan 4 (empat) orang tenaga baru CPNS dari disiplin ilmu Hama Penyakit Tanaman (HPT) dan Perbenihan.

”Melalui penambahan dan peningkatan SDM tersebut, diharapkan BPTP Kalimantan Barat menjadi lebihtangguh serta dapat meningkatkan kinerja internal BPTP Kalimantan Barat dan pelayanan kepada stakeholder dan para pengguna” demikian sambutan yang disampaikan Kepala BPTP Kalimantan Barat, Bapak Ir. Arry Supriyanto, MS pada apel bendera bulanan tanggal 17 Juni 2010.

Khusus bagi tenaga baru CPNS, kepala balai menyampaikan agar yang bersangkutan bersyukur telah menjadi CPNS dan sebagai tanda bersyukur, maka selayaknya diwujudkan dengan memberikan kontribusi positif terbaik bagi balai, sehingga dapat bermanfaat bagi semua pihak.

 


Demikian disampaikan Kepala BBP2TP Bapak Muhrizal Sarwani dalam acara Pembukaan Workshop Koordinasi Pelaksanaan UAPPA/B-W Hotel Santika Pontianak. 

“Apakah Remunerasi sudah layak kita kita terima, jangan hanya datang sebagai tanda masuk, tanpa berbuat apa-apa, dan jangan berkontribusi dalam kegagalan dalam remunerasi”, imbuhnya.

 

Taman Bougenvile yang merupakan salah satu objek wisata di Kota Singkawang Kalimantan Barat. Selain terdapat berbagai jenis tanaman hias bougenvile, objek wisata ini juga memiliki koleksi tanaman hias yang diantaranya adalah anggrek. Koleksi anggrek yang ada sebagian besar adalah jenis anggrek dari hutan Kalimantan Barat seperti Phalaenopsis Bellina, Pantherina, Cologyne Asperata, Gramathophylum speciosum (Anggrek Tebu), Singkawangnense, dll.