JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Info Aktual

Alangkah baiknya jika hasil karya kita dapat dimanfaatkan oleh orang banyak. Begitu juga halnya dengan BPTP dimana hasil karya yang diandalkan adalah teknologi pertanian. Teknologi yang dihasilkan oleh BPTP sepatutnya dapat diterima oleh petani sebagai user atau pelanggannya. Tim komisi teknologi dalam hal ini berperan sebagai penyeleksi, teknologi mana yang layak dan patut untuk dikembangkan sesuai dengan sumber daya spesifik lokasinya.

Salah satu dukungan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat terhadap pelaksanaan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) padi di Kabupaten Sekadau yaitu menjadi narasumber pada pelaksanaan Pemandu Lapang (PL) III yang dilaksanakan pada tanggal 30 – 31 Mei 2011 di gedung Mess Pemda Kabupaten Sekadau. Peserta diikuti sebanyak 45 orang yang merupakan petugas lapang dari 7 BP3K yang ada di kabupaten sekadau.

BPTP Kalbar menerima kunjungan Menteri Pertanian RI, Bapak Suswono (31/5). Kunjungan tersebut terasa spesial, karena merupakan kunjungan Menteri Pertanian yang pertama kali ke BPTP Kalbar, terutama semenjak ditetapkannya status BPTP pada 2001.

Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyoo di Kota Pontianak, Kalimantan Barat dimanfaatkan Menteri Pertanian, Suswono melihat kemajuan Kota Pontianak. Menteri Pertanian didampingi Wakil Walikota Pontianak, Paryadi, SHut, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar Ir. Jiyanto, MM dan rombongan Badan Litbang Pertanian Jakarta meninjau taman warga di Parit Tokaya Pontianak Selatan.   

Demikian pemaparan Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Kasdi Subagyono disela kunjungannya di BPTP Kalimantan Barat, Senin 30 Mei 2011. Kedatangan Kepala Balai Besar dalam rangka Pencangan Program Kementerian Pertanian “Gerakan Perempuan Optimalisasi Pekarangan (GPOP)” di Pontianak.