JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Info Aktual

Dalam rangka mendiseminasikan hasil ujiadaptasi varietas unggul baru maka dilakukan temu Lapang panen raya padi di  desa Gelik Kec. Selakau Timur. Kegiatan ini dihadiri sekitar 125 orang peserta yang terdiri dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Kab. Sambas, Badan Ketahanan Pangan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP4K) Kab. Sambas, BPTP Kalimantan Barat,Camat Gelik, BPK Selakau, Penyuluh Pertanian dan 15 Kelompoktani. Kegiatan ujiadaptasi VUB padi ini merupakan salah satu bentuk pendampingan program SLPTT di Kab. Sambas oleh BPTP Kalimantan Barat sebagai kepanjangan tangan Badan Litbang Pertanian di daerah.

Disamping faktor tanah, produktivitas pertanian sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air dan berbagai unsur iklim. Namun dalam kenyataannya, iklim/cuaca sering seakan-akan menjadi faktor pembatas produksi.  Hal tersebut disebabkan kekurangselarasan sistem usahatani dengan iklim akibat kurang mampunya kita dalam memahami karakteristik dan menduga iklim, sehingga upaya antisipasi resiko dan sifat ekstrimnya tidak dapat dilakukan dengan baik. Akibatnya, sering tingkat hasil dan mutu produksi pertanian yang diperoleh kurang memuaskan dan bahkan gagal sama sekali. Untuk mensiasati hal di atas, maka BPTP Kalbar berupaya mengadakan konsolidasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi & Geofisika (BMKG) dan Unit Proteksi Tanaman Pangan & Hortikultura (UPTPH) Dinas Pertanian Propinsi Kalimantan Barat. Acara tersebut dilakukan di alua kantor BPTP Kalbar pada hari Jumat pagi 8 Februari 2013 dan dipimpin langsung oleh Kepala BPTP Kalbar Bapak Ir. Jiyanto, MM yang dihadiri oleh seluruh peneliti, penyuluh dan teknisi BPTP.

Rapat koordinasi Teknis Penyuluh Pertanian Kabupaten Sintang tanggal 5 Februari 2013 diawali dengan apel pagi di Kantor Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4KKP) Kabupaten Sintang dipimpin oleh Bupati Kabupaten Sintang Drs. Milton Crosby.  Dalam sambutannya Bapak Bupati menyatakan bahwa dibidang pertanian Kabupaten Sintang menargetkan 5000 ha panen padi setiap tahun dengan pruduktivitas 5 ton/ha, dibidang perkebunan tanaman karet mendapat prioritas utama dengan harapan setiap PPL memiliki kebun karet 1-2 ha, serta menekankan agar tidak boleh mengkonversi lahan pertanian ke lahan sawit.

sdmDalam rangka menyebarlusakan informasi teknologi pertanian dari Badan Litbang Pertanian kepada para penyuluh pertanian di Kabupaten Sambas, maka  dilakukan pelatihan inovasi teknologi pertanian. Pelatihan ini terlaksana atas kerjasama antara BPTP Kalimantan Barat dengan

workshop feati kabupaten sambasWorkshop Advokasi Keberlanjutan Program FEATI yang dipimpin langsung oleh Bupati Sambas telah dilaksanakan 3 Oktober 2012 di Kantor BKP4K Kabupaten Sambas.  Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan terutama dinas lingkup pertanian, Bappeda, Disperindagkop, BKP4K, para Kepala BPP, para Ketua FMA desa, para Kontaktani di luar lokasi FMA, hingga lembaga swadaya masyarakat.  Istimewanya kegiatan ini juga dihadiri tiga professor riset Badan Litbang Pertanian, petugas monev Badan Pengembangan SDM Pertanian, serta perencana Bappenas.