JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Info Aktual

Dalam rangka mempercepat terwujudnya empat sukses pembangunan pertanian antara lain swasembada dan swasembada berkelanjutan (padi dan jagung) serta meningkatkan kesejahteraan petani telah dilakukan berbagai program dan strategi antara lain melalui sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu (SLPTT). Sasaran SLPTT padi adalah 72,06 juta ton GKG atau meningkat 6,25% dari produksi sebelumnya, jagung 19,83 juta ton PK atau meningkat 4,59% dari tahun sebelumnya.

KunjungankabalaiDalam rangka pengawasan dan pemantauan kegiatan BPTP Kalbar, Kepala Balai Pengkajian Dan Teknologi Pertanian dalam hal ini Ir. Jiyanto, MM mengadakan kunjungan kerja ke lokasi kegiatan di Kabupaten Sambas pada 4 sampai dengan 5 juni 2013.

Untuk mendukung pelaksanaan pendampingan program SL-PTT Padi di Kabupaten Ketapang, BPTP Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Pelatihan Inovasi Teknologi pada hari Rabu (29/5), Pelatihan dilaksanakan di ruang aula pertemuan kantor Dinas Pertanian, dan diikuti oleh para Penyuluh Pertanian dan Mantri Tani Se-Kab. Ketapang. Pelatihan ini terselenggara berkat kerjasama antara BPTP Kalimantan Barat dan Dinas Petanian Perikanan dan Peternakan Kab. Ketapang. 

SPIP"Proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan."

Itulah pengertian ringkas mengenai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menurut PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang SPIP. Meskipun telah diundangkan sejak 2008, namun pemahaman lebih mengenai UU SPIP masih perlu terus ditingkatkan, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi.

Dalam rangka percepatan adopsi model Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di propinsi Kalimanatan Barat, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Barat pada tahun 2013 melakukan  replikasi dan pengembangan inovasi model Kawasan Rumah pangan Lestari (M-KRPL) di 28 lokasi pada 14 Kabupaten /Kota di Kalimantan Barat yang salah satunya adalah kabupaten Sanggau.