JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Info Aktual

Upacara bendera untuk mermperingati HUT KORPRI ke 43 Lingkup UPT Kementerian Pertanian se-Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Halaman Kantor BPTP Kalimantan Barat berjalan secara khitmat dan penuh dengan keseriusan. Upacara ini dipimpin oleh Inspektur Upacara Kepala BPTP Kalimantan Barat, Ir Jiyanto, MM. Kegiatan Upacara ini dihadiri oleh tiga UPT Kementerian Pertanian, antara lain: BPTP Kalimantan Barat, BPTPbun Kalimantan Barat, dan Balai Karantina Kalimantan Barat.

Dalam amanatnya, Inspektur upacara menyampaikan seta membacakan surat yang berisi tentang Sambutan Presiden Joko Widodo pada UPACARA BENDERA HUT KORPRI ke -43. Intisari sambutan tersebut berisi tentang Sejarah KORPRI dan beberapa hal tentang KORPRI yang diantaranya terdiri dari;

Dalam rangka kelancaran pelaksanaan pekerjaan kantor, BPTP Kalbar mengadakan rapat rutin bulanan pada hari Senin tanggal 1 Desember 2014 yang berlangsung di ruang rapat besar (aula) BPTP Kalbar. Rapat ini diikuti oleh seluruh staf, baik yang berada di kantor Pontianak maupun di Kebun Percobaan (KP Sui Kakap, KP Selakau dan KP Simpang Monterado). Rapat bulanan ini dipimpin langsung oleh Bapak Kepala Balai.

Dalam rapat ini Kepala Balai menyampaikan arahan/informasi  yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan kantor seperti hal-hal yang berkaitan dengan ulang tahun Korpri, SKP, IPNBK dan ISO. Sambutan presiden yang sudah dibacakan dalam apel Korpri agar dipahami benar-benar oleh seluruh staf. Penyampaian IPNBK khusus Badan Litbang sampai saat ini nilainya masih agak rendah sehingga perlu ditingkatkan lagi. Dalam rapat juga disampaikan mengenai hasil surveillance ISO 9001:2008 yang baru saja selesai dilakukan. Beberapa lembar ketidaksesuaian dan saran agar segera ditindaklanjuti. Terkait Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), seluruh staf agar segera menyerahkan hasil atau bukti pekerjaan sesuai dengan yang tertera pada SKP. Kata-kata bijak dalam penilaian prestasi kerja PNS yang harus selalu diingat dan diterapkan oleh seluruh staf yaitu “Melatih diri untuk selalu : Jangan benarkan yang biasa, tetapi biasakan yang benar”. Harapan dari Kepala Balai agar seluruh staf memiliki skill tinggi sekaligus santun yang tinggi

Rapat rutin yang diadakan secara berkala ini juga menjadi sarana komunikasi yang baik untuk menjalin rasa kebersamaan diantara karyawan/wati BPTP Kalbar, baik yang di kantor Pontianak maupun dengan staf Kebun Percobaan. Dengan melaksanakan rapat staf secara rutin/berkala diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan tugas - tugas kantor dan terjalin komunikasi yang baik antara pimpinan dan staf, maupun diantara semua staf. (Wiexs)

Untuk mencapai BPTP Kalimantan Barat yang handal diperlukan komitmen dari seluruh pegawai di lingkungan BPTP kalbar. Komitmen tersebut ditunjukkan dari perilaku dan kinerja yang dilakukan.  Sistem Pengendlaian Intern (SPI) berperan penting dalam membantu manajemen mengendalikan dan memastikan keberhasilan kegiatan, menciptakan pengawasan dan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dan kecurangan, membantu auditor dalam memastikan efektifitas kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu penguatan SPI BPTP Kalbar harus selalu dilakukan agar tupoksi balai dapat berjalan dengan lancar.

Kegiatan pendampingan PTT Padi di Kabupaten Melawi pada Tahun 2014 di laksanakan oleh BPTP Kalimantan Barat dalam bentuk kegiatan Uji adaptasi Varietas Unggul Baru Padi, bertempat di Desa Guhung Kecamatan Belimbing. Kegiatan ini telah berakhir dengan acara panen yang diselenggarakan pada tanggal 16 Juli 2014. Acara diawali dengan pengubinan oleh Badan Pusat Statistik Melawi dengan hasil masing-masing varietas sebagai berikut: Varietas Inpari 20 = 5,94 ton/ha, Inpari 30 = 4 ton/ha, Inpari 10 =4,08 ton/ha, Inpago 5 = 5,776 ton/ha, Cibogo = 4,56 ton/ha, dan Situbagendit 5,68 ton/ha.

Salah  satu cara untuk mendiseminasikan VUB  Padi ke Petani adalah Melalui Pendampingan PTT dengan meakukan Uji display VUB padi seperti yang telah di laksanakan di Desa Tani Makmur Kecamatan Hulu Gurung Kabupaten Kapus Hulu Berdasarkan hasil panen yang di lakukan di peroleh hasil Ubinan sehingga di peroleh data produktivitasnya sebagai berikut Inpari 10 4,2  kg/Ha, Inpari 30 3,7  kg/ha dan Cibogo 2,8  kg/Ha.Dan Varietas Inpari 21 tidak panen, walaupun potensi hasil (Provitas) di  dilapangan belum menghasilkan, sesuai dengan Deskriptif namun demikian Jika di bandingkan dengan varietas lokal yang di kembangkan oleh petani setempat pada musim yang  sama   rata-rata hasil panen mereka hanya mencapai 1,75  Ton/Ha oleh sebab itu varietas ungul akan tetap dan dapat memberikan hasil yang lebih baik jika di bandingkan dengan varietas lokal walaupun dalam kondisi cekaman lingkunngan Lingkungan yang ekstrim.