JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Info Aktual

Selasa (21/9), BPTP Kalimantan Barat kembali melaksanakan kegiatan Bimtek Teknologi Perbenihan dan Penyemaian Padi Sistem Dapog. Kali ini, kegiatan bimtek dilaksanakan di Kantor BPTP Kalimantan Barat. Acara dibuka oleh Kepala UPT Pembenihan Tanaman Pangan Prov. Kalbar Masudi, S.P., M.P. Turut hadir Koordinator dan PPL BPP Sungai Raya. 

 
Bimtek masih mengusung tema yang sama yaitu "Teknologi Perbenihan dan Penyemaian Padi Sistem Dapog". Dalam laporannya, Kepala Balai Dr. Rustan Massinai menyampaikan melalui bimtek ini diharapkan dapat membantu petani dalam penerapan penggunaan alsintan utamanya mesin rice transplanter. Selain itu, penggunaan padi varietas unggul juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi terutama di Kalimantan Barat. 
 
Bimbingan Teknis (Bimtek) dilaksanakan dalam rangka mendukung pengelolaan demfarm padi di Kalimantan Barat. Kegiatan dihadiri oleh petani dari beberapa Kabupaten di Kalbar. Peserta bimtek mewakili dari 5 Kabupaten yaitu Kab. Sanggau, Kab. Landak, Kab. Sambas, Kab. Mempawah, dan Kab. Kubu Raya.
 
Dalam kegiatan ini narasumber menyampaikan tiga materi, yaitu: 1. Teknologi Persemaian Sistem Dapog oleh Didik Saifuddin Anshori, S.T.P. (Penyuluh) 2. Teknologi Mekanisasi Budidaya Padi dengan Pendekatan 4.0 oleh Hozin Aziz, S.T.P. (Peneliti) dan 3. Teknologi Produksi Benih Padi oleh Titiek Kartinaty, SP, MP. (Peneliti).
 
Selanjutnya peserta bimtek diarahkan untuk praktek langsung dihalaman belakang Kantor BPTP Kalbar mengenai penyiapan semaian padi sistem dapog dan penggunaan alsintan tanam rice transplanter.
 
Peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan bimtek. BPTP Kalimantan Barat akan terus mengawal dan mendampingi teman-teman petani agar bersemangat untuk menerapkan penggunaan alsintan dalam bertani.
 
Pertanian Maju! Petani Sejahtera!
 
#BimtekPadi
#PertanianMajuMandiriModern

Senin (20/9), Kepala Balai Dr. Rustan Massinai dan Tim melakukan monitoring kegiatan pendampingan demfarm VUB padi di lahan sawah pasang surut yang berlokasi di Desa Parit Madiun, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya. Ketua UPJA Madiun Mandiri, Bapak Na'im dan Petani Kooperator lainnya menyambut baik kedatangan beliau, sekaligus berbincang santai menyampaikan beberapa permasalahan seperti sempat terjadinya banjir karena curah hujan yang tinggi dan serangan OPT. Petani menyampaikan bahwa saat ini serangan OPT yang dihadapi adalah tikus dan walang sangit.

 
Menindaklanjuti permasalahan tersebut, pengendalian hama dan OPT akan terus dilakukan oleh Tim BPTP Kalbar bersama Petani Kooperator. Umur tanaman saat ini sudah memasuki 58 s/d 75 HST, dengan jumlah anakan rata-rata 24-33 anakan per rumpun. Dengan VUB padi yang ditanam adalah Inpara 2, Inpari 46 GSR, Inpari 48 Blast, Inpari 32, Inpari 36, Inpari 37 dan Inpari IR Nutri Zinc.
 
BPTP Kalimantan Barat akan terus mengawal dan mendampingi kegiatan tersebut hingga saatnya panen tiba, semoga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan segala permsalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik, aamiin...
 
#VUBPadi
#PertanianMajuPetaniSejahtera
Sabtu (18/9), Kepala Balai Dr. Rustan Massinai dan Tim menghadiri pelantikan DPW PERHIPTANI Prov. Kalbar. Acara dilaksanakan di Hotel Gardenia Pontianak dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang berlaku. Turut hadir Gubernur Provinsi Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan, S.E., dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalimantan Barat Ir. Florentinus Anum, M.Si.
Senin sore (16/09/21) BPTP Kalimantan kembali melakukan distribusi penyerahan polybag aneka sayuran kepada KWT Toga Sejahtera yang langsung diterima oleh ketuanya ibu Hajijah sebanyak 1.000 polybag terdiri dari tanaman cabe, kubis bunga, terung, sawi, bayam, bawang mekah, temu kunci.
Masih dari BPP Kec. Tebas, Tim BPTP Kalbar melanjutkan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka mendukung pengelolaaan demfarm padi di Kec. Tebas, Kab. Sambas. Peserta bimtek berasal dari JPN Komda Sambas, Petani Tebas Sungai, Kecamatan Tebas hingga dari luar Kecamatan Tebas. Turut hadir Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Sambas dan Koordinator BPP Kec. Tebas Ibu Suliati.