JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Info Aktual

Kabupaten Kapuas Hulu termasuk dalam wilayah Provinsi kalimantan Barat yang memiliki luas lahan 2,98 juta ha yang didominasi oleh hutan (1,97 juta ha), ladang 637 ribu ha dan kebun 140 ribu ha.  Lahan kabupaten seluas ini sebanding dengan luas Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta Raya.  Jarak tempuh dari ibukota Kabupaten (Putussibau) ke ibukota provinsi (Pontianak) melalui darat adalah 657 km, melalui sungai 842 km dan melalui udara sekitar 1 jam 15 menit.  Kabupaten ini termasuk wilayah beriklim basah dengan curah hujan 4.115 mm per tahun dimana curah hujan bulanan berkisar dari 183 mm (Mei) dan 638 mm (Nopember/Desember).

Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan atau disingkat PUAP yang digulirkan pemerintah tahun 2008 ini, mendapatkan respon positif dari petani Kalimantan Barat secara luas. Dalam perkembangannya, setelah sosialisasi dilakukan sebelumnya, pada bulan Agustus 2008 telah dilakukan identifikasi Rencana Usaha bagi beberapa Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) di hampir seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Saat ini, sedang dilakukan verifikasi oleh Pusat Pembiayaan Departemen Pertanian guna meloloskan usulan yang diajukan oleh masing-masing Gapoktan.

Pada kunjungan Pj. Bupati Kubu Raya Drs. Kamaruzaman, MM ke Klinik Pertanian BPTP Kalimantan Barat di Kebun Percobaan Sungai Kakap dan Klinik Pertanian Prima Tani Sei Itik Kec. Sungai Kakap, pada tanggal 29 Mei 2008, Pj. Bupati Kubu Raya merekomendasikan kepada Kepala Dinas Pertanian Kab. Kubu Raya agar Klinik Pertanian yang telah ada, dapat dikembangkan di lokasi lain di wilayah Kab. Kubu Raya Propinsi Kalimantan Barat.  Kunjungan Bupati Kubu Raya tersebut diikuti bersama jajarannya, para penyuluh Kec. Sungai Kakap dan Petani di Desa Sungai Itik Kec. Sungai Kakap Kab. Kubu Raya.

 

Secara marathon telah dilakukan evaluasi kinerja di seluruh lokasi Prima Tani di Kalimantan Barat sepanjang bulan Mei 2008, hal ini dilakukan dalam upaya sinergisme  kegiatan PRIMA TANI di Kalimantan Barat. Evaluasi dilaksanakan dan diikuti secara sinergi antara stakeholder yang terlibat dalam Prima Tani, yaitu : BPTP Kalimantan Barat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kab/Kota masing-masing lokasi Prima Tani dan Dinas Teknisnya.  Evaluasi dimulai dari Kota Singkawang, Kab. Sambas, Kab. Sanggau, Kab. Kubu Raya (eks. Kab. Pontianak), Kab. Sekadau dan berakhir di Kab. Bengkayang. PRIMA TANI di Kalimantan Barat merupakan program yang mendukung program pemerintah daerah Kawasan Usaha Agribisnis Terpadu (KUAT) di 6 (enam) Kab./Kota.

Rekomendasi teknologi merupakan salahsatu output kinerja dari BPTP Kalimantan Barat. Rekomendasi dihasilkan setiap tahun dan jumlah usulan rekomendasi teknologi pertanian Tahun 2007 adalah sebanyak 5 judul, dan seluruhnya telah disetujui (direkomendasikan) oleh Komisi Teknologi Prov. Kalimantan Barat melalui Keputusan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Kalimantan Barat Nomor : SK.100/UPPKB/2007 Tentang Rekomendasi Paket Teknologi Pertanian Propinsi Kalimantan Barat. Adapun ke-lima judul rekomendasi teknologi pertanian tersebut adalah sebagai berikut :