JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

BPTP KALBAR BERPARTISIPASI DALAM PAMERAN ART, SCIENCE AND TECHONOLOGY EXPO SD MUHAMDIYAH 2 DAN SMP MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK

Kegiatan pameran / expo yang diadakan oleh perguruan Muhammadiyah di SD 02 Muhammadiyah dan SMP 01 Muhammadiyah di Pontianak yang memiliki tema “Art, science, & Techno” berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 30 januari sampai 1 Februari 2016 dibuka oleh Bapak Ir. Edi Rusdi Kamtono, MM, MT selaku Wakil Walikota Pontianak.

 

Diselenggarakannya acara expo ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kecintaan siswa – siswi sekolah muhammadiyah terhadap kesenian budaya melayu Pontianak, meningkatkan rasa ingin tahu tentang ilmu pengetahuan dan pengenalan teknologi terkini bagi siswa – siswi Sekolah Muhammadiyah. Keikutsertaan BPTP Kalimantann Barat sebagai peserta pameran, diharapkan dapat mengenalkan teknologi dibidang pertanian terutama teknologi budidaya padi, mulai dari menanam padi menggunakan mesin “Indo Jarwo Transplanter” sampai mesin panen padi yaitu “Mini Combine Harvester”.

Mesin yang paling menarik bagi siswa – siswi adalah mesin Indo Jarwo Tranplanter karena sebagian besar dari mereka baru pernah melihat bibit padi yang berumur 10 hari dan cara kerja mesin yang mampu menanam padi lebih cepat dan efisien. Keistimewaan mesin Indo Jarwo Transplanter adalah mampu menanam lebih banyak jumlah bibit karena jarak tanam dalam baris lebih rapat yaitu 10 cm dan antar barisnya 20 cm sehingga populasi tanaman bisa mencapai 300.000. kelebihan lainnya mesin tanam indo jarwo transplanter adalah biaya tanamnya menjadi lebih murah dibanding biaya tanam manual. Kapasitas tenaga kerja cukup dengan 1 orang operator dengan waktu kerja maksimum 6 jam, sehingga dalam satu hari diharapkan dapat menyelesaikan 1,5 ha.

Badan litbang pertanian dalam perannya meningkatkan produktifitas beras nasional dengan biaya produksi lebih murah. Berbagai inovasi teknologi yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian sebagai wujud pengabdian guna mewujudkan pembangunan pertanian  untuk meningkatkan swasembada pangan berkelanjutan, nilai tambah, daya saing dan ekspor produk pertanian yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani (YLQ)