Sosialisasi e-pupns Tahun 2015

Kategori Induk: Berita Ditulis oleh admin1 Dilihat: 1273

Hari ini (Selasa, 14/09/2015) diadakan Sosialisasi e-pupns bertempat di Aula Kantor Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat. Acara dipimpin oleh Ir. Jiyanto, MM selaku Kepala BPTP Kalbar didampingi Kasie Kerja Sama Pelayanan  Pengkajian (KSPP) dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha. Hadir dalam acara ini, seluruh karyawan/i BPTP Kalbar yang terdiri dari Staf administrasi, para Peneliti dan Penyuluh, Litkayasa, Pustakawan dan para petugas teknis dari tiga Kebun Percobaan (KP) yaitu KP. Simpang Monterado, Selakau dan KP. Sungai Kakap.

Pengantar singkat dari Kepala BPTP Kalbar menjadi awal pelaksanaan kegiatan sosialisasi e-pupns Tahun 2015 ini. “...para PNS yang tidak melakukan registrasi untuk pengisian data e-pupns tahun ini, berarti PNS tersebut tidak terdaftar di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebagai PNS sehingga pada Tahun 2016 PNS tersebut akan kehilangan haknya sebagai PNS, dengan kata lain tidak lagi menjadi PNS. Untuk itu diwajibkan kepada seluruh PNS BPTP Kalbar, agar mendengarkan arahan dan mengikuti dengan baik acara sosialisasi tentang e-pupns ini dengan seksama. Apapun yang terkait dengan e-pupns, tanyakan dengan sedetail mungkin hingga kita semua mengerti dan tidak salah dalam melakukan registrasi melalui sistem e-pupns ini ”, ujar Pak Jiyanto.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Ir. Revi Marsusi selaku Ka. Subag. Tata Usaha BPTP Kalbar. Sebelum mendengarkan paparan, para peserta disuguhkan tontonan video tentang sistem e-pupns, mulai dari cara melakukan registrasi hingga cara meng-up date data. “ .... ada tiga hal penting yang wajib dilaksanakan oleh seluruh PNS BPTP Kalbar terkait e-pupns ini, antara lain : 1) wajib mempunyai e-mail individu, 2) melakukan registrasi secara individu maupun dibantu oleh admin pupns, 2) bertanggungjawab terhadap data PNS nya masing-masing...” demikian disampaikan oleh Bu Revi.  “...tidak kalah pentingnya adalah bahwa waktu pendataan PNS dengan sistem e-pupns ini sangatlah singkat. Untuk BPTP Kalbar diberi waktu hingga akhir September, karena pada bulan Oktober hasil pendataan tersebut sudah harus diterima di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Bogor, dilanjutkan ke Badan Litbang Pertanian di bulan Nopember, sehingga pada bulan Desember hasil pendataan sudah berada di Biro Organisasi Kepegawaian Kementerian Pertanian...” lanjut Bu Revi.

Apa itu e-pupns ? e-pupns adalah Pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) nasional, merupakan kegiatan pemutakhiran data PNS yang dilakukan secara online dan dilaksanakan sejak bulan Juli dan berakhir pada Desember 2015. Untuk proses pemutakhiran data ini setiap PNS memulai dengan melakukan pemeriksaan data yang tersedia dalam database kepegawaian BKN, selanjutnya PNS melakukan perbaikan data yang tidak sesuai serta menambahkan atau melengkapi data yang belum lengkap atau belum tersedia di database BKN. Dasar Hukum pupns adalah : 1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, 2) Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 19 Tahun 2015 Tanggal 22 Mei 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik Tahun 2015 (e-PUPNS 2015). Pupns bertujuan : 1) Untuk memperoleh data yang akurat, terpercaya, sebagai dasar kebutuhan dalam mengembangkan sistem informasi kepegawaian ASN yang mendukung pengelolaan manajemen Aparatus Sipil Negara (ASN) yang rasional sebagai sumber daya aparatur negara, dan 2) Membangun kepedulian dan kepemilikan PNS terhadap data kepegawaiannya.

Kegiatan sosialisasi berjalan dengan semangat, banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta terkait pengisian e-pupns. Antusiasme para peserta patut dibanggakan, dan buah dari sosialisasi e-pupns hari ini adalah bahwa seluruh karyawan/i langsung melaksanakan pemuktahiran data PNS-nya masing-masing menggunakan media Laptop dan Smart Phone yang terkoneksi dengan fasilitas internet. Selaku seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), semoga kita semua menjadi para Aparatus Sipil Negara yang handal hari demi hari ke depan, semoga.