BUPATI SAMBAS : DORONG SINERGI BPTP KALBAR-PERHITPTANI

Kategori Induk: Berita Ditulis oleh admin1 Dilihat: 1001

Tidak percuma penyuluh senior BPTP Kalimantan Barat, Ir. Sigit Sapto Wibowo, MSc.,  yang juga Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perhiptani Provinsi Kalimantan Barat menyisipkan kegiatan Lokakarya Penyuluhan Pertanian pada acara Tanam Perdana SL-PTT Padi tahun 2014 di Desa Seranggam, Selakau Timur, Kabupaten Sambas.  Ketika membuka acara ini Bupati Sambas memberikan tantangan agar penyuluh pertanian mampu meningkatkan produktivitas padi secara signifikan melalui kegiatan SL-PTT Padi.    Bupati Sambas yang berlatar belakang dokter ini dengan fasih meminta agar metoda penyuluhan pertanian Sekolah Lapang PTT Padi mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani secara signifikan sehingga para petani dapat menerapkannya di lapangan dalam rangka meningkatkan produktivitas usahataninya.  Sebagai kompensasinya maka beliau berjanji memperbaiki jalan di desa ini tahun 2015 agar petani mudah membawa sarana produksi maupun mengangkut hasil panen ke pasar.  Lokakarya yang diberi tajuk “Membangun poros Peneliti-Penyuluh-Petani” juga diarahkan untuk mencari terobosan mengolah hasil-hasil penelitian menjadi materi penyuluhan pertanian yang berisi inovasi teknologi, disampaikan secara populer, tetapi mudah dimengerti oleh petani dengan tingkat pendidikan rendah.

Sebagai implementasi tema lokakarya “Membangun poros Peneliti-Penyuluh-Petani” maka pada kesempatan ini juga dibahas dua topik utama yaitu bagaimana merubah informasi hasil kajian inovasi teknologi menjadi materi penyuluhan pertanian elektronik berupa video instruksional dan mengolah data hasil kegiatan penyuluhan pertanian agar laporannya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.  Waktunya yang pendek menyebabkan penyuluh senior BPTP Kalimantan Barat yaitu Ir. Sigit Sapto Wibowo, MSc menjadi narasumber tunggal pada kegiatan ini dengan membantu para penyuluh pertanian membuat video penyuluhan pertanian menggunakan still images (foto) yang diambil dengan peralatan handphone.  Pengolahan video dilakukan dengan computer software Corell Video Pro X6 menjadi video instruksional berdurasi 10-15 menit atau menjadi video clips berdurasi 2-5 menit.  Para peserta menyukai format video clips sebagai media penyuluhan pertanian karena dapat didiseminasikan dengan mudah ke handphone para petani menggunakan fasilitas bluetooth. Penggunaan video clips sebagai media penyuluhan pertanian diperkirakan akan mengalami booming mengingat semakin banyak petani yang memiliki handphone yang dapat mengakses dan memanfaatkan materi penyuluhan pertanian seperti ini.

Waktu pelaksanaan lokakarya yang sangat pendek telah menyebabkan materi pengolahan data penyuluhan pertanian menggunakan computer software IBM-SPSS version 21 belum dapat dikupas tuntas.  Oleh karena itu para penyuluh pertanian dari BPP Tebas Kabupaten Sambas sudah mengajukan permohonnan kepada Kepala BPTP Kalimantan Barat agar difasilitas pelatihan dengan materi ini pada Pelatihan PPL tanggal 07 Oktober 2014 di BPP Tebas.