JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

PANEN RAYA DAN TEMU LAPANG PENDAMPINGAN PTT DAN UPBS DESA BENUANG, KECAMATAN TOHO, KABUPATEN MEMPAWAH

Berdasarkan Permentan Nomor 45 Tahun 2011 dijelaskan bahwa tugas BPTP adalah menyediakan rekomendasi spesifik lokasi, menyediakan informasi dan teknologi adaptasi mengenai perubahan iklim, merancang dan menyediakan benih untuk display dan ujiadaptasi serta merekomendasi varietas unggul spesifik. Sesuai dengan tupoksi tersebut, kegiatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) yang dilakukan oleh BPTP Kalimantan Barat dapat dikatakan sebagai implementasi dalam merekomendasikan Varietas Unggul Baru (VUB) Padi, sekaligus dapat memproduksi benih sumber padi sesuai dengan permintaan dan minat petani.

Berlokasi di Desa Benuang kecamatan Toho Kabupaten Mempawah, telah dilakukan kegiatan pendampingan PTT berupa demfarm padi seluas 2 hektar yang terdiri dari varietas Inpari 10 (SS) dan Inpara 3 (FS); serta perbanyakan benih sumber padi seluas 2,5 hektar yang terdiri dari varietas Situ Bagendit (FS) 1 hektar, Inpari 10 (SS) 1 hektar dan Cibogo (SS) 0,5 hektar. Untuk mendiseminasikan kedua kegiatan tersebut, dilakukan temu lapang pada hari Kamis tanggal 25 September 2014 di Desa Benuang Kecamatan Toho kabupaten Mempawah. Temu lapang dihadiri oleh Bapak Bupati, Drs H Ria Norsan, MM, MH, kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan, Kepala Badan Penyuluhan, BPTP Kalbar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pusat Statistik, Camat, kepala desa dan jajaran instansi terkait. Hadir pula para PPL, petugas pengawas benih, petugas pengamat hama, Gapoktan dan petani di Benuang dan sekitarnya.

Sebelum dilakukan temu lapang, rombongan Bapak Bupati dan undangan lainnya langsung menuju ke lahan untuk melakukan panen secara simbolis pada hamparan kedua kegiatan PTT dan UPBS dan didampingi oleh Kepala Dinas, Kepala Badan Penyuluhan, Kepala BPTP Kalbar, Camat dan Kades. Setelah acara panen simbolis selesai, dilanjutkan dengan temu lapang yang bertempat di sekretariat Kelompok Penangkar Benih Padi Benuang Agritama. Pada sambutan Kepala BPTP Kalbar disampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan di desa Benuang ini sudah dimulai sejak tahun 2008 untuk kerjasama dengan penangkar benih. Hasil yang dicapai saat ini memang tidak sebaik tahun lalu karena pengaruh cuaca. Namun seberapapun hasil panen harus tetap disampaikan agar masyarakat dapat memahami dan mengadopsi teknologi yang sudah diterapkan pada kegiatan PTT dan UPBS walaupun cuaca kurang mendukung.

Dalam sambutannya, Bapak Bupati menyampaikan bahwa kebijakan yang diambil harus fokus pada kelompok tani yang benar-benar sudah menunjukkan kinerja nyata. Cara tanam metode Hazton disarankan agar diterapkan di Benuang, dan BPTP diharapkan untuk mendampingi dan melakukan kajian terhadap metode ini. Dalam sesi diskusi, para petani mengusulkan adanya perbaikan pada sarana bangunan pestisida dan pupuk hayati, penambahan permodalan, dan penyaluran pemasaran hasil pertanian, serta sarana proses pengolahan benih, jaminan harga gabah/beras yang berpihak pada petani. Dalam diskusi tersebut petani juga berharap agar peran BPTP dan instansi terkait lainnya makin ditingkatkan dengan memberikan bimbingan melalui pendampingan teknologi maupun pembinaan. (Pratiwi)