JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Perkembangan Program PUAP Di Kabupaten Kapuas Hulu

Kabupaten Kapuas Hulu termasuk dalam wilayah Provinsi kalimantan Barat yang memiliki luas lahan 2,98 juta ha yang didominasi oleh hutan (1,97 juta ha), ladang 637 ribu ha dan kebun 140 ribu ha.  Lahan kabupaten seluas ini sebanding dengan luas Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta Raya.  Jarak tempuh dari ibukota Kabupaten (Putussibau) ke ibukota provinsi (Pontianak) melalui darat adalah 657 km, melalui sungai 842 km dan melalui udara sekitar 1 jam 15 menit.  Kabupaten ini termasuk wilayah beriklim basah dengan curah hujan 4.115 mm per tahun dimana curah hujan bulanan berkisar dari 183 mm (Mei) dan 638 mm (Nopember/Desember).

Jumlah penduduk Kabupaten Kapuas Hulu berjumlah sekitar 210 rb jiwa yang mayoritasnya adalah etnis Melayu dan Dayak, memberikan tingkat kepadatan penduduk yang masih kecil yaitu 5 jiwa/km2.  Komoditas perkebunan yang menonjol adalah karet namun masih dalam sistem ekstensif (hutan).  Selain perkebunan, peternakan rakyat utamanya sapi menjadi sumber pendapatan utama petani.  Tanaman pangan (Jagung dan Padi) mulai dikembangkan.

Pada tahun 2008, 25 Gapoktan dari 25 Desa yang termasuk kedalam wilayah 7 Kecamatan telah ditetapkan menjadi peserta program PUAP dan telah menyusun Rencana Usaha Bersama (RUB) berdasarkan potensi wilayah masing-masing desa.  Kegiatan penyusunan RUB tersebut terlaksana pada akhir bulan Agustus 2008 melalui dukungan Tim Teknis Kabupaten yang berkerjasama dengan BPTP Kalbar.  Saat ini, Tim PUAP Pusat sedang memproses pencairan dana BLM PUAP sesuai dengan usulan rencana usaha dari Kabupaten.

Dalam upaya meningkatkan keberhasilan pencapaian tujuan program PUAP, ketersediaan dana BLM PUAP sebesar Rp. 100 juta per Gapoktan perlu didukung oleh inovasi teknologi dan kelembagaan yang sesuai dengan usaha produktif yang diusulkan.  Untuk itu, BPTP Kalbar berkerjasama dengan Tim Pembina PUAP Provinsi Kalbar dan Tim Teknis PUAP di setiap Kabupaten pada bulan Oktober ini melaksanakan kegiatan identifikasi kebutuhan inovasi teknologi dan kelembagaan di setiap Kabupaten termasuk juga di Kapuas Hulu.  Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kegiatan ini dilakukan di 2 desa terpilih per kabupaten yang masing-masing merupakan pewakil dari pertanian lahan basah dan lahan kering.  Untuk Kabupaten Kapuas Hulu, kegiatan ini dilakukan di desa Sibau Hilir, kecamatan Putussibau Utara dan di desa Engku’Tambai, kecamatan Putussibau Selatan.  Hal yang sangat menonjol dalam pelaksanaan PUAP di kabupaten ini adalah proaktifnya Badan Penyuluhan berserta para penyuluh didalam melaksanakan seluruh kegiatan PUAP.  Kondisi ini sangat memotivasi para anggota Gapoktan untuk melakukan berbagai persiapan yang diperlukan menjelang cairnya dana BLM PUAP sesuai rencana usaha yang telah ditetapkan.  Pada saat rapat koordinasi antara Tim PUAP Provinsi (diwakili oleh Sekretaris Tim yaitu Kepala BPTP Kalbar, Dr Tatang Ibrahim) dengan Tim Teknis Kabupaten Kapuas Hulu, disepakati bahwa seluruh dinas teknis siap mendukung suksesnya penerapan program PUAP di kabupaten ini.