Koordinasi dan Sinkronisasi Program BPTP Kalbar di Kabupaten Sekadau

Kategori Induk: Berita Dilihat: 925

koordinasi kab sekadauSetelah Kabupaten Melawi dan Sintang, rombongan tim BPTP Kalimantan Barat yang dipimpin langsung oleh Bapak Kepala Balai Ir. Jiyanto, MM, menyambangi Kabupaten Sekadau pada hari Kamis (27/2). Bersama LO Kabupaten Sekadau Abdullah Umar dan Koordinator PUAP Sri Sunardi, melakukan Sinkronisasi Program  tahun 2014. Sekaligus menyampaikan hasil pelaksanaan program 2013 di Kabupaten Sekadau. Selain disampaikan melalui presentasi, hasil pelaksanaan kegiatan 2013 juga diberikan dalam bentuk laporan akhir kegiatan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian, dengan dihadiri oleh para Kabid di lingkungan Dinas Pertanian dan Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Sekadau.

Dari hasil koordinasi tersebut diketahui, varietas Cibogo yang merupakan salah satu VUB yang diuji adaptasikan pada musim tanam tahun 2013 telah cukup berkembang dan menarik minat para petani dan Dinas Pertanian sendiri. Sehingga sejak satu musim sebelumnya, varietas Cibogo mulai dikembangkan melalui penangkar-penangkar lokal di Kabupaten Sekadau.

koordinasi kab sekadauSebagaimana diketahui, hasil uji adaptasi VUB Padi tahun 2013 di Kabupaten Sekadau, varietas Cibogo (4 Ton/Ha) menunjukkan performa paling baik dibandingkan dua varietas lainnya Situbagendit (2,8 Ton/Ha) dan Inpari 10 (3,5 Ton/Ha). Performa varietas Cibogo tersebut ditunjang oleh sifat ketahanannya yang toleran terhadap penyakit Blast dan keracunan unsur besi.

Dari hasil dari koordinasi tersebut juga diperoleh masukan yang cukup berharga mengenai tindak lanjut pengembangan program pendampingan M-KRPL di Kabupaten Sekadau. Diantara adalah pengalihan salah satu lokasi pendampingan M-KRPL BPTP ke desa yang lebih potensial.

Pengalihan lokasi diarahkan ke Kecamatan Nanga Mahap, pada salah satu KWT yang melaksanakan program KRPL hasil inisiasi Dinas Pertanian Provinsi. Pengalihan lokasi tersebut bertujuan untuk memaksimalkan dampak kegiatan pendampingan sehingga diharapkan memiliki dampak yang lebih besar terhadap keberlanjutan KRPL di Kabupaten Sekadau. (au)