Koordinasi dan Sinkronisasi BPTP Kalbar di Kab. Sintang

Kategori Induk: Berita Ditulis oleh admin1 Dilihat: 1026

Untuk lebih mempererat dan mensinerjikan kegiatan BPTP KALBAR di Kab. Sintang tahun 2014 maka dilakukan Koordinasi dan Advokasi pada Rabu, 26 Februari 2014 di dua instansi yang selama ini menjadi stokhelder utama dalam pelaksanaan kegiatan yaitu di Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kab. Sintang, yang dihadiri oleh Bapak Kabag Tanaman Pangandan Hortikultura yaitu Bapak Robinson M, Kabag Peternakan Bapak Wiryono beserta staf. Dalam pertemuan ini Ka. Balai ( Ir. Jiyanto, MM) memaparkan peranan badan Litbang Pertanian, hasil-hasil kegiatan BPTP 2011-2013 serta kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2014. Dalam diskusi ada beberapa hal yang menjadi perhatian khusus yaitu

  1. Penggunaan dan aplikasi pupuk organic. Sebab pupuk anorganik  lebih banyak dipergunakan untuk kebutuhan perkebunan, sedangkan untuk tanaman pangan hampir-hampir tidak ada sehingga perlu rekomendasi yang spesifik lokasi akan pemakian pupuk organic
  2. Untuk peternakan lebih ditekankan pada pakan alternatfi serta dengan komposisi ransum sehingga pertumbuhan peternakan akan semakin baik dikemudian hari.

Senjutnya dilakukan juga audiensi dengan Badan Pelaksanan Penyuluhan Pertanian, Perikanan, kehutanan  dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) yang lansung dihadiri oleh Ka. Badan Bapak F. Anom beserta Kabid-kabid dengan jajaranya yang berjumlah 20 orang. Di instansi ini, Ka. Balai juga memamarkan kegiatan yang telah dilakukan BPTP tahun 2013 serta kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2014. Dalam paparan Ka. BPTP KALBAR juga disinggung tentang perlunya Kalender Tanam yang sepesifik lokasi, sebab dalam KATAM tersebut setidaknya petani bisa melihat  serangan-serangan OPT, potensi kebanjiran, pola tanam dan rekomendasi pemupukan. Disamping itu juga disampaikan kegiatan UPBS, Mapping BBi-BBU, dan Peta Kerawanan dan Ketahan Pangan di Perbatasan.  Badan (BP4K2P) Kab. Sintang menyatakan sangat gembira dan mendukung kegiatan BPTP yang selama ini telah memberikan stimulant kepda petani. Beliau juga juga mengemukakan bahwa untuk menaikkan produktivitas petani dalam meningkatkan produksinya diperlukan Teknologi, Aplikasi teknologi yang tepat guna, Rekomendasi teknologi spesifik lokasi serta ketrampilan petani dalam mengelola pertaniannya. Dalam pertamuan ini juga diserahkan laporan kegiatan SLPTT dan MKRPL tahun 2013, KATAM TERPADU, Buku Rekomendai Pemupukan hasil PUTS di 5 kec di 23 desa serta Rekomedansi Pertanian spesifik (Padi, Jagung dan Kedelai) berupa buku 10 eks. Ka. Badan BP4K2P mengharapkan kerjasama yang lebih instens dan baik  lagi, sehingga pembangunan pertanian di kab. Sintang semakin baik. Di akhir diskusi Ka. BPTP KALBAR menekankan perlunya pendekatan SDMC dalam setiap program sehingga kegiatan  tersebut mengalami percepatan adopsi kepada petani. Semoga.  ( John D)