JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Panen Raya UPBS Kota Singkawang 2012

upbs-skwLahan seluas tiga hektar untuk kegiatan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) yang dilakukan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat, telah mencapai tahap panen. Panen raya kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 9 Agustus 2012 di desa Nyarumkop, kecamatan Singkawang Timur kota Singkawang. Panen raya tersebut dilakukan oleh Walikota Singkawang, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Singkawang, Kepala BP4K Singkawang, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat. Lahan yang ditanami varietas Situbagendit (kelas benih BS dan FS) dan Inpari 10 (kelas benih FS) menjadi obyek dari panen raya tersebut dan dikerjakan oleh kelompok tani Sinar Pagi II. Bu Dahlia selaku ketua kelompok tani memaparkan bahwa pertanaman padi tahun 2012 ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu, karena dari awal sudah dilakukan pendampingan dan pengawalan oleh BPTP, dan dibantu oleh Dinas setempat. Dari hasil ubinan oleh BPS Singkawang didapatkan perkiraan provitas sebesar 5,0 ton per hektar.

Setelah acara panen raya, dilanjutkan temu lapang dan diskusi. Dalam sambutannya, Ir. Sigit Sapto Wibowo, MSc selaku perwakilan dari BPTP menjelaskan bahwa petani Singkawang bisa memberikan yang terbaik dan sukses dalam mengelola kegiatan perbenihan ini. Selain tujuan utama memproduksi benih sumber, juga sekaligus melakukan uji varietas yang adaptif terhadap kekeringan.

Walikota Singkawang Dr. Hasan Karman, SH. MM. mengungkapkan bahwa kota Singkawang baru saja menerima penghargaan dari Presiden karena berhasil meningkatkanupbs-skw1 produksi padi di atas 20 %. Tidak lupa bapak Walikota mengucapkan terima kasih kepada BPTP Kalimantan Barat yang telah memilih Singkawang sebagai lokasi kegiatan UPBS. Dengan pendampingan dan pengawalan teknologi dari BPTP, akan menguntungkan petani karena memperoleh banyak informasi mengenai inovasi teknologi anjuran dari Badan Litbang. Hasan Karman berharap dengan banyaknya inovasi teknologi yang didapat petani, dapat meningkatkan produksi padi di kota Singkawang, sekaligus dapat meningkatkan taraf hidup petani. (Tiwi)