JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Rapat Kerja Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian TA. 2021

Berdasarkan Perpres Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menyatakan bahwa tugas, fungsi, dan kewenangan pada unit kerja yang melaksanakan penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan Kementerian/Lembaga dialihkan menjadi tugas, fungsi, dan kewenangan BRIN. Berdasarkan regulasi tersebut akan berpengaruh terhadap struktur organisasi Kementerian Pertanian terutama tugas dan fungsi yang selama ini diemban Balitbangtan.
 
Kontribusi Balitbangtan sebagai penyedia dan pendamping implementasi teknologi mendukung pembangunan pertanian sangatlah penting. Diseminasi dan pemanfaatan teknologi pertanian di daerah tidak terlepas dari peran BPTP yang tersebar diseluruh provinsi di Indonesia sebagai wadah kolaborasi peneliti-penyuluh-petani. Penerapan dan penggunaan teknologi unggul dan inovasi pertanian hasil-hasil penelitian dan pengembangan yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas, kualitas, efisiensi dan daya saing produk serta pendapatan petani.
 
Hal ini yang mendasari Balitbangtan mengusulkan untuk bertransformasi menjadi Badan Pengelolaan Sistem Pertanian (BPSP) sebagai lembaga penghubung yang mengelola penyiapan/verifikasi dan kesiapan serta penghantaran teknologi dan inovasi yang bisa langsung berinteraksi dengan petani sebagai pengguna utama.
Jum'at (26/11), Kepala Balai, Dr. Rustan Massinai didampingi Kasubag TU Supangat, S.E., dan Koordinator Program & Evaluasi Dwi P. Widiastuti, Ph.D., menghadiri Rapat Kerja Balitbangtan dengan tema "Transformasi Kelembagaan Menuju Kinerja Pembangunan Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern" yang diselenggarakan di Claro Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan. Turut hadir Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H.
 
Setelah menyampaikan laporannya, Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., berkenan membuka kegiatan pagi ini. Peserta rapat terdiri dari Eselon 1 Kementerian Pertanian, Sekretaris Badan Litbang Pertanian, Kepala Puslitbang dan Balai Besar, Kepala Balit, BPTP, Lolit dan BPATP serta Kasubag TU Puslitbang dan Balai Besar, Koord. Program dan Evaluasi, Koord. Kerja sama dan Pendayaguna Hasil Pertanian/Pengkajian, Tim Coaching, MAPI, FKPR, dan Forum Komunikasi Penyuluh Utama Selindo. Selain itu, Peneliti/Penyuluh/Fungsional lainnya mengikuti rapat secara virtual.
 
Rapat akan berlangsung selama 3 hari kedepan mulai 26 - 28 November 2021. Dalam rapat, beberapa point penting akan dibahas mengenai Kebijakan pembangunan pertanian dalam perspektif RPJMN 2020-2024, Kebijakan Kelembangaan Kementerian Pertanian Pasca Perpres BRIN dan Bapenas, Akselerasi Transformasi Kelembagaan Menuju Kinerja Pembangunan Pertanian Maju, Mandiri, Modern dan Konsolidasi Capaian Kinerja Balitbangtan TA. 2021.
 
Melalui rapat kerja ini, harapannya dapat meningkatkan kinerja riset dan inovasi serta percepatan capaian sasaran program litbang pertanian, mendukung terwujudnya sasaran strategis pembangunan pertanian serta tersusunnya perencanaan kelembagaan, program dan kegiatan, SDM dan aset pada transformasi kelembagaan penelitian dan pengembangan.