JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Selamat Hari Tani Nasional

 
Masih dalam suasana memperingati Hari Tani Nasional, hari ini mimin mau berbagi cerita tentang hebatnya Petani dan Pertanian kita khususnya di bumi khatulistiwa.
Petani adalah ujung tombak bagi kedaulatan pangan kita, untuk itu perlunya perhatian lebih demi terwujudnya kesejahteraan petani melalui pertanian yang maju, mandiri dan modern. Kegiatan panen padi menjadi sorotan penting karena berdasarkan data provinsi, provitas Kalimantan Barat hanya menghasilkan 3,03 ton/ha.
 
"Sektor pertanian dan pangan merupakan soal mati dan hidupnya suatu bangsa, apabila kebutuhan pangan tidak dipenuhi maka malapetaka, karenanya butuh usaha besar, radikal dan revolusioner," - Ir. Soekarno, Presiden Pertama RI.
 
Melalui diseminasi dan inovasi teknologi pertanian unggulan spesifik lokasi, BPTP Kalimantan Barat siap mengawal dan mendampingi petani dalam memajukan pertanian salah satunya dengan penggunaan padi VUB potensi hasil tinggi untuk meningkatkan produktivitas padi di Kalimantan Barat. Tentunya dengan dukungan dari berbagai instansi terkait.
 
Sobat Tani pasti masih ingat, saat kunjungan kerja Menteri dan Wakil Menteri Pertanian di Kalimantan Barat. Hal ini merupakan bentuk perhatian dengan hadirnya negara ditengah-tengah petani. Seperti diketahui, BPTP Kalimantan Barat telah melakukan beberapa kegiatan pendampingan pertanian seperti demfarm padi VUB di berbagai lokasi di Kalimantan Barat. Yuk kita kilas balik mengingat catatan prestasi hasil kerja keras teman-teman petani yang patut diapresiasi dalam meningkatkan produktivitas padi di Kalimantan Barat yang semula 2-3 ton/ha kini bisa mencapai 7-8 ton/ha.
 
Kamis, 15 Juli 2021 dilakukan Panen Perdana Padi VUB Inpari 37 bersama Poktan Karya Mandiri, Desa Tunggal Bhakti, Kec. Kembayan, Kab. Sanggau. Dari hasil ubinan diperoleh produktivitas 7,4 ton/ha GKP.
 
Selasa, 3 Agustus 2021, Wakil Menteri Pertanian RI berkunjung dan membersamai panen padi VUB Inpari 46 GSR dan Inpari 32 bersama Petani dari Poktan Dewi Sri, Desa Parit Baru, Kec. Sui Raya, Kab. Kubu Raya. Dari ubinan yang dilakukan, didapat rata-rata produksi Inpari 46 GSR adalah 7,6 ton/ha.
 
Kamis, 19 Agustus 2021, kembali Wakil Menteri Pertanian RI membersamai panen padi VUB Inpari 37 bersama Petani dari Poktan Dewi Mulya 1, Desa Lonam, Kec. Pemangkat, Kab. Sambas. Dari hasil ubinan didapatkan rata-rata produksi panen adalah 8,05 ton/ha. Dikunjungan selanjutnya (5/9), Kepala Balai, Dr. Rustan Massinai melakukan panen padi VUB Inpari 37 dan 36, dari hasil ubinan, didapatkan rata-rata produksi padi VUB Inpari 37 mencapai 8,9 ton/ha dan 8,06 ton/ha untuk Inpari 36.
 
Kemudian yang baru saja terlaksana, Minggu, 12 September 2021, Menteri Pertanian RI berkunjung dan melaksanakan panen padi VUB Inpari 32 bersama Petani dari Poktan Usaha Bersama, Desa Kecurit, Kec. Toho, Kab. Mempawah. Dari hasil ubinan didapatkan produksi panen mencapai 7,2 ton/ha.
 
Dibeberapa kegiatan seperti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Temu Lapang, BPTP Kalimantan Barat juga melakukan penyerahan benih Inpari 36 dan Inpari 37 kepada para petani sebagai bentuk dukungan agar petani terus menggunakan padi VUB produksi tinggi. Selain itu, BPTP Kalimantan Barat juga mendukung hadirnya generasi-generasi muda Petani Milenial yang bersemangat terjun ke sektor pertanian mengembangkan produk-produk pertanian khas Kalimantan Barat. Tentunya masih banyak PR untuk terus membangun pertanian di Kalimantan Barat.
Semoga petani kita semakin bersemangat dalam bertani, dan prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi terwujudnya cita-cita bersama untuk menjadikan Kalimantan Barat sebagai lumbung pangan, aamiin.
 
~Selamat Hari Tani Nasional!~
 
Terimasih Bapak/Ibu Petani, semoga kalian selalu dilimpahkan kesehatan dan kehidupan yang sejahtera, aamiin...
"Pertanian itu pilihan, Bertani itu Hebat, menjadi Petani itu Keren, Pertanian Merpati tak pernah ingkar janji," - Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian RI.