JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Kunjungan Kerja Bapak Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH, di BPTP Kalimantan Barat

Setelah melaksanakan panen padi di Desa Kecurit, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Minggu (12/9) Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H., bertolak kembali ke Kota Pontianak. Beliau berkenan mengunjungi BPTP Kalbar yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balitbangtan di Kalimantan Barat. Suatu kehormatan, Gubernur Prov. Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum, dapat mendampingi Mentan RI selama 2 hari di Kalimantan Barat.
 
Merupakan satu kebahagiaan tersendiri, Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., turut mendampingi dan mengunjungi BPTP Kalbar. Kedatangan Bapak Mentan disambut antusias seluruh pegawai, tamu undangan, petani, dan masyarakat sekitar. Beragam buah lokal disuguhkan pada kunjungan kali ini, antara lain langsat, buah naga, dan jeruk siam. Hal ini dilakukan sebagai apresiasi, bahwa buah-buah lokal Kalbar juga layak dipilih dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.
 
Pada kesempatan ini, beliau juga menyempatkan diri melakukan penyerahan dan distribusi Aneka Polybag Aneka Tanaman Sayuran kepada petani, KWT, dan masyarakat sekitar sebanyak 5700 polybag. Di penghujung kunjungan kerjanya, Mentan RI menyambangi display produk pertanian yang ada, salah satunya adalah display BPTP Kalbar yang menampilkan benih VUB padi Inpari 36 dan Inpari 37 hasil panen demfarm padi BPTP Kalbar di Desa Lonam, Kec. Pemangkat, Kab. Sambas. “Sumber daya alam di Kalimantan baik, Indonesia memiliki pertanian yang baik, termasuk Kalimantan Barat. Akan terus kita kawal dan pantau pertanian di Kalbar, salah satunya melalui BPTP Kalbar. Hal yang menarik bagi saya dalam kunjungan kerja kali ini adalah peluang budidaya dan pemasaran lidah buaya, kawal sampai hilirisasinya” ujar beliau.
 
Ucapan terima kasih kami haturkan kepada Bapak Syahrul Yasin Limpo, telah berkenan mengunjungi, memberi perhatian dan semangat kepada kami, BPTP Kalbar khususnya, dan petani di Kalimantan Barat pada umumnya.
 
Kalau ada sumur di ladang,
Boleh kita menumpang mandi,
Kalau ada umur yang panjang,
Boleh kita bertemu lagi.
 
Sampai bertemu di lain kesempatan Bapak Syahrul Yasin Limpo..