JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Temu Lapang dan Panen Padi VUB Balitbangtan bersama Menteri Pertanian RI

Senyum lebar petani dengan semangat menyambut kehadiran Menteri Pertanian RI di Desa Kecurit, Kec. Toho, Kab. Mempawah.
 
Minggu (12/9), Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H.,M.Si.,M.H., beserta rombongan berkunjung dan melaksanakan panen padi VUB Inpari 32 bersama dengan teman-teman petani dari Poktan Usaha Bersama, Desa Kecurit, Kab. Mempawah. Wakil Gubernur Prov. Kalimantan Barat turut mendampingi kegiatan panen hari ini. Selain itu, turut hadir Bupati Mempawah Hj. Erlina Ria Norsan, S.H., M.H.
 
Menteri Pertanian RI didampingi Anggota Komisi IV DPR RI Dapil I dan II Kalimantan Barat, Wakil Gubernur Prov. Kalimantan Barat dan Kepala BPTP Kalimantan Barat melaksanakan panen dengan menerapkan penggunaan alsintan combine harvester dibantu operator dan Bapak Sarmin selaku Ketua Poktan Usaha Bersama.
 
“Saya sangat mengapreasiasi atas usaha yang dan kerja keras petani kita di Kab. Mempawah. Hari ini Menteri Pertanian RI dapat membersamai kita melaksanakan panen VUB Padi Inpari 32. Ini juga merupakan hasil pendampingan BPTP Kalimantan Barat yang selalu menerapakan inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian sehingga dapat diadaptasi oleh petani kami. Tentu diluar itu semua, ada banyak permasalahan pertanian yang tengah kita hadapi mulai dari minimnya SDM dan Alsintan terutama di Kab. Mempawah. Saya berharap melalui kunjungan kerja Bapak Mentan RI semakin membangkitkan semangat petani, PPL, dan sebagainya agar terus menjaga ketahanan pangan kita. Terlepas dari itu, hadirnya Pelabuhan Internasional Kijing di Kab. Mempawah diharapkan mampu mendorong peningkatan kontribusi komoditas unggulan Kalbar terutama dalam ekspor,” tutur Bupati Mempawah.
 
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Kalbar Maria Lestari, S.Pd., dan Yessy Melania, SE., menyampaikan bahwa komunikasi, koordinasi dan sinergitas setiap instansi sangat diperlukan untuk memperkuat pertanian kita terutama untuk memajukan pertanian di Kalimantan Barat.
 
“Saya yakin lahan yang ada di Kab. Mempawah ini memiliki lahan pertanian yang subur yang masih menanti upaya-upaya pemerintah untuk mengakselerasi kepentingan-kepentingan yang ada disini menemukan sumber-sumber ekonomi yang harus disesuaikan. Tanaman pangan dan perkebunannya menjanjikan, bahkan Pelabuhan yang bertaraf internasional yang akan hadir tentu saja peluang ekspor akan banyak terbuka. Kita juga harus sering berkoordinasi dengan anak-anak kita petani milenial sebagai generasi baru untuk memajukan sektor pertanian kita,” tutur Mentan RI.
 
Dimasa Covid-19 ini, Kementerian Pertanian melalui Inovasi Teknologi yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian dengan pendampingan oleh BPTP Kalimantan Barat dan juga dukungan dari berbagai instansi terkait lainnya, diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan negara kita dengan menerapkan penggunaan Padi Varietas Unggul Baru (VUB) dan juga mendorong utamanya ekspor komiditi pertanian untuk mendongkrak kembali perekonomian negara kita dari sektor pertanian.
Sebelum acara ditutup, dilakukan penyerahan benih VUB Padi Inpari 37 dari BPTP Kalimantan Barat dan benih VUB Padi Inpari 32 dari PT. Pertani, Penyerahan KUR dari Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesai (BRI) serta Alat Mesin Pertanian berupa Traktor roda 2 sejumlah dua buah, dan Traktor roda 4 satu buah dari Kementerian Pertanian untuk dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani.
 
BPTP Kalimantan Barat juga turut berkontribusi dalam Aksi Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 dengan membagikan makanan kepada petani.
 
Semoga apa yang telah kita lakukan hari ini dapat memberi manfaat dan menjadi berkah untuk kita khususnya untuk kesejahteraan petani di Kab. Mempawah, aamiin...
 
Ingat... Bertani itu Hebat, menjadi Petani itu Keren, Pertanian Merpati tak pernah ingkar janji!