Tanam Perdana Budidaya Padi Produksi Tinggi Pada Lahan Pasang Surut di Kalimantan Barat

Kategori Induk: Berita Ditulis oleh admin1 Dilihat: 44
Kamis (8/7), Kepala Balai Dr. Rustan Massinai beserta Tim, Kepala Dinas, Kabid dan beserta jajaran Dinas Pertanian Kubu Raya, BPP Kecamatan Sungai Kakap, Ketua dan anggota Kelompok Tani serta Petani Kooperator melakukan tanam perdana padi dengan penggunaan mesin Rice Transplanter kegiatan Pengkajian Perakitan Teknologi Budidaya Padi Produksi Tinggi pada Lahan Rawa Pasang Surut di Kalimantan Barat yaitu di desa Parit Keladi, kecamatan Sungai Kakap, kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini dilakukan pada hamparan seluas 10 hektar dengan 7 VUB padi yang dintroduksikan yaitu Inpara 2, Inpari 46, Inpari 36, Inpari 37, Inpari 48, Inpari 32 dan Inpari IR Nutri Zinc serta penggunaan pola penerapan alsintan pra dan pasca panen.
 
Mengawali pembukaan acara Bapak Kepala Balai menyampaikan penggunaan Rice Transplanter sangat membantu petani dalam efisiensi biaya, usaha tani khususnya biaya tenaga kerja tanam, dan waktu tanam lebih cepat dengan alat ini dapat diselesaikan sktr 6 jam/hektar. Diharapkan melalui kegiatan ini peningkatan produksi padi bisa tercapai sekitar 6-7 ton/ha serta penggunaan VUB padi bisa meningkat 80% di Kabupaten Kubu Raya. BPTP Kalimantan Barat sebagai UPT Pusat Kementan di daerah akan selalu hadir mendampingi para petani, demikian Bapak Kepala Balai mengakhiri kata sambutannya.
 
Selanjutnya Bapak Kepala Dinas Pertanian Kubu Raya melalui sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BPTP Kalimantan Barat yang telah melakukan kegiatan teknologi Budidaya Padi RAISA (Rawa Intensif Super Aktual) sebagai sebuah inovasi teknologi yang menjawab permasalahan di lahan rawa pasang surut. Kepala Dinas juga mengajak para petani dan kelompok tani untuk mendukung kegiatan ini dengan penuh semangat dan tanggung jawab dimana BPTP Kalbar sudah memberikan dukungan teknologi dan teknis Demplot ini.
Mengakhiri kegiatan ini, Kepala BPTP Kalimantan Barat menyerahkan Handsprayer kepada ketua kelompok tani.
"Inovasi Tiada Henti"
"Peningkatan Produksi Padi"