JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pendampingan di Pondok Pesantren Darul Falah, Kecamatan Sui Kakap

Rangkaian pendampingan inovasi teknologi pertanian di Ponpes Darul Falah yang dilakukan penyuluh BPTP Kalbar telah memasuki pertemuan yang kelima pada hari Rabu (31/03/21). Kali ini materi yang disampaikan mengenai penguatan kelembagaan. Penguatan kelembagaan dalam penumbuhan kelompok tani sangat penting dilakukan, hal yang perlu diperhatikan yaitu kesamaan kepentingan, sumberdaya alam, sosial-ekonomi, keakraban, saling mempercayai, dan keserasian hubungan antar anggota untuk kelestarian kehidupan berkelompok, sehingga setiap anggota merasa memiliki dan menikmati manfaat dari setiap kegiatan.
 
 
Fungsi kelompok tani sendiri adalah sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi. Didalam kelompok biasanya ada dua tipe orang (petani) yang akan mempengaruhi kemajuan kelompok, sehingga perlu strategi untuk menghadapinya. Kedua tipe tesebut yaitu tipe Pelopor (orang/petani yang paling cepat mengadopsi suatu inovasi, memiliki rasa ingin tahu tinggi.) dan tipe penolak (orang yang masih kolot, usia tua, statis dan pasif terhadap perubahan, kurang rasional sulit berkembang/tertutup.)
 
Pada kesempatan ini dijelaskan langkah-langkah operasional yang diperlukan untuk penguatan kelompok tani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Meski lembaga kelompok tani telah demikian banyak dibentuk, namun diperlukan pendampingan penguatan kelembagaan agar kelompok tani tetap aktif, di mana anggotanya memanfaatkan lembaga tersebut untuk meningkatkan kinerja usahatani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani karena kelompok tani memiliki peran dan fungsi yang penting dalam menggerakkan pembangunan pertanian.