JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Kalimantan Barat Gelar Panen Padi Khusus VUB Balitbangtan dan Penyerahan Polybag Aneka Tanaman Sayuran yang dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat

Halo Sobat Tani

Selamat berakhir pekan…

IP2TP Sungai Kakap merupakan salah satu kebun percobaan milik BPTP Kalimantan Barat yang memiliki luas lebih kurang 12 ha yang berlokasi di Pal IX, Kec. Sungai Kakap. Kab. Kubu Raya yang berpotensi dikembangkan sebagai Wahana Agro Edu Wisata dimana terdapat berbagai spot seperti Warung Kopi Agro Inovasi, Kunjungan Agrowisata, Petik Buah dan Sayuran, Saung dan Kolam Pemancingan, Wahana Bermain dan Ketangkasan, Wahana Diseminasi dan Konsultasi Inovasi Teknologi Pertanian, dan lain sebagainya. Berbagai kegiatan penelitian, pengkajian dan diseminasi telah dilakukan oleh Peneliti-Penyuluh BPTP Kalimantan Barat di kebun ini.

Pada Musim Kemarau (MK) Tahun 2020-2021, BPTP Kalimantan Barat telah melakukan percontohan/Demfarm budidaya Varietas Unggul Baru (VUB) Padi potensi hasil tinggi di IP2TP Sungai Kakap, antara lain varietas Inpago 9, Baroma, Inpari IR Nutri Zinc dan Pamelen. Berkenaan dengan hal tersebut, Sabtu (3/4) BPTP Kalimantan Barat melaksanakan Panen Padi Khusus VUB Balitbangtan di IP2TP Sungai Kakap. Seluruh pegawai BPTP Kalimantan Barat turut membantu pelaksanaan kegiatan panen hari ini.

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S,H., M.Hum., hadir pada kegiatan panen hari ini dengan didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Florentinus Anum, M.Si., dan Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Muhammad Munsif, MM. Selain itu, panen juga dihadiri Anggota DPR RI Komisi IV Dapil Kalimantan Barat Maria Lestari, S.Pd., Perwakilan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Camat Kec. Sungai Kakap, Ketua Gapoktan Madiun Jaya, serta Tokoh Masyarakat lainnya.

Dalam pelaksanaannya KSPP Agus Subekti, S.P., M.P. juga menjelaskan mengenai Teknologi padi Rawa Pasang Surut Intensif, Super, dan Aktual (RAISA), VUB Padi Balitbangtan, Teknologi Pengolahan Pascapanen Talas dan Nanas, dan lain sebagainya. Kepala Balai, Dr. Rustan Massinai kemudian mengajak Bapak Gubernur Kalimantan Barat beserta rombongan untuk panen hidroponik tanaman sawi pakchoy dan sawi keriting. Selanjutnya, penyerahan polybag aneka tanaman hortikultura kepada Pondok Pesantren Darul Falah, Kec. Sungai Kakap yang dihadiri oleh Kyai Zainul Arifin. Penyerahan ini dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Ibu Gubernur Kalimantan Barat. 

Dalam sambutannya Kepala BPTP Kalimantan Barat, Dr. Rustan Massinai menyampaikan terimakasih kepada tamu undangan khususnya kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat yang telah menyempatkan waktunya untuk dapat hadir pada kegiatan pagi hari ini. Beliau juga menjelaskan mengenai pelaksanaan panen padi VUB dimana varietas yang dipanen adalah VUB tipe Basmati Beraroma (Baroma) yang dilepas oleh Balitbangtan tahun 2019. Baroma memiliki beberapa keunggulan seperti potensi hasil bisa mencapai 9,1 ton/ha, umur panen sekitar 113 HSS, kadar amilosa 25,55%, dan tekstur nasinya pera serta rasinya lebih gurih. Untuk panen di IP2TP Sungai Kakap, provitas Baroma mencapai 6 ton/ha. BPTP Kalimantan Barat hadir dan siap mendukung inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi di Kalimantan Barat. Kepala Balai juga menyatakan BPTP Kalimantan Barat hadir dan siap mendukung inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi di Kalimantan Barat.

Gubernur Kalimantan Barat juga menyampaikan beberapa arahan seperti:

  • Kita bisa buat sentra-sentra produksi beras di Kubu Raya, Mempawah, Landak, Sambas dan juga ada potensi tinggi di Bengkayang mengingat sumber daya airnya melimpah untuk menunjang kegiatan pertanian.
  • Benahi data produktivitas baik di BPS, Dinas, BPTP dan instansi terkait (Kabupaten/Kota) sehingga produktivitas padi di Kalimantan Barat sehingga bisa > 3,3 ton/ha maupun hingga 6 ton/ha.
  • Optimalisasi komoditas pertanian dengan diversifikasi pangan tidak hanya Padi/Jagung/dll juga bisa dikembangkan hortikultura termasuk ternak/ikan.
  • Pemanfaatan pengolahan komoditas pangan lokal seperti Keladi dan Sukun untuk ditepungkan, karena dapat meningkatkan cita rasa dan harga jual.
  • Pemanfaatan lahan gambut yang ada di Rasau dan Siantan (Sungai Slamet) dengan luas 100 ha untuk dapat dikelola dan dikembangkan dengan tanaman lokal seperti keladi serawak/talas bentul. BPTP diinstruksikan untuk bisa mengelola dari segi teknologinya dan bekerjasama dengan Dinas terkait.

Beliau juga berharap VUB dapat didiseminasikan ke Petani fokus pengembangannya tidak hanya di komoditas padi saja tetapi juga komoditas pangan lokal lainnya.

Anggota Komisi IV DPR RI Maria Lestari, S.Pd. juga berharap melalui kegiatan Panen VUB Padi Khusus dan Penyerahan Polybag Aneka Tanaman Sayuran harapannya dapat mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan, disamping itu dengan adanya dukungan dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan provinsi serta pelaku pembangunan dapat mensinergiskan program capaian dan implementasi pembangunan pertanian di Kalimantan Barat.

#PertanianMajuPetaniSejahtera
#KubuRayaMenanjak
#KalbarBisa
#BPTPKalbarMaju
#KolaborasiPertanian