JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Pendampingan Pondok Pesantren Melalui Pemanfaatan Lahan Berbasis Pertanian Terpadu Di Pondok Pesantren Darul Falah

Sebagai bentuk dari pendampingan inovasi teknologi pertanian berkelanjutan, pada hari Selasa (16/03/2021) tim BPTP Kalimantan Barat yang pada kesempatan ini dihadiri oleh Dr. Khojin Supriadi, Ir. Revi Marsusi dan Panut, SST ) melakukan pendampingan di Pondok Pesantren Darul Falah, Sungai Kakap. Pertemuan yang telah dilakukan keempat kalinya ini dihadiri oleh Camat Sui Kakap (Ibu Rusdeti) , kepala BPP Sui Kakap (Bapak Armin) dan PPL desa Pal IX (ibu Wahyuningsih). Pengasuh ponpes, Kyai Zainul Arifin, merespon dengan sangat baik rangkaian kegiatan ini karena sesuai dengan potensi lahan yang ponpes miliki lahan seluas 2,3 ha yang digunakan untuk budidaya sayuran, kebun jeruk, ternak sapi, dan ternak kambing dan kegiatan tersebut membutuhkan sentuhan inovasi teknologi yang diharapkan dapat menambah pengetahuan santri untuk dapat diaplikasikan secara langsung.

Pendampingan inovasi teknologi pertanian disampaikan oleh bapak Panut, SST, dan Dr. Khojin Supriadi dengan materi mengenai bermacam-macam OPT tanaman sayuran, pencegahan serta pengendaliannya. Kegiatan ini mendapat respon positif dari Camat Sui Kakap, beliau mengucapkan terima kasih kepada BPTP Kalbar karena turut berperan dalam pembangunan pertanian di wilayahnya, khususnya Ponpes Darul Falah. Sentuhan-sentuhan teknologi pertanian tentunya sangat diperlukan untuk memajukan sistem usahatani di Ponpes Darul Falah. Diketahui bahwa di Ponpes Darul Falah, kegiatan santri tidak hanya terpaku pada pelajaran agama saja, tetapi juga dilakukan praktek peningkatan keterampilan bertani dengan memanfaatkan lahan kosong milik ponpes.

Tujuan utama dari pembinaan SDM di ponpes dan sekitarnya dalam bidang pertanian adalah menumbuhkembangkan petani-petani milenial dan jiwa wirausaha anak muda yang sejalan dengan keinginan dan harapan Bupati Kubu Raya, H. Muda Mahendrawan, SH, M.Kn. Tentu saja peran petani milenial di bidang pertanian penting sekali, sebab dianggap memiliki jiwa yang adaptif dalam pemahaman teknologi digital.

Disamping itu, harapan BPTP Kalbar dengan membidik pondok pesantren sebagai wadah pendampingan tidak lepas dari keinginan yang mulia yaitu menjadikan pondok pesantren sebagai percontohan tempat pembelajaran berbasis keagamaan yang melek terhadap strategi penyediaan pangan bagi internal ponpes dan bahkan bisa merangkul petani sekitar untuk bersinergi memajukan pertanian. Pertemuan diakhiri dengan penyerahan buku saku mengenai OPT tanaman padi oleh Ibu Camat serta penyerahan bantuan alat tulis oleh tim BPTP  Kalbar.