JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Panen Perdana Padi Varietas Inpari 32 di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya

Dalam UU No. 18/2012 tentang Pangan, Ketahanan Pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Salah satu dari tiga pilar dalam ketahanan pangan yang terdapat dalam definisi tersebut adalah ketersediaan (availability).

Dalam rangka mendukung availability tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian seluruh Indonesia terus melaksanakan kegiatan pendampingan maupun penanaman sumber pangan pokok masyarakat seperti padi, jagung, kedelai, dll.

Kamis (18/2/2021), Kepala BPTP Kalimantan Barat Dr. Rustam Massinai, S.T.P, M.Sc. beserta tim menghadiri acara panen perdana padi di Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya. Acara ini juga dihadiri oleh Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Kubu Raya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kubu Raya, Kepala BPP Sungai Raya, para penyuluh Kecamatan Sungai Raya, ketua gapoktan “Sumber Bersama” sekitar lokasi panen.

Varietas padi yang ditanam yaitu varietas 32 label putih. Diharapkan panen padi inpari 32 ini tidak untuk dikonsumsi, karena dapat dijadikan padi bibit sebar (label biru). Dengan dijadikan benih sebar, maka dapat dibagikan ke masyarakat yang masih menggunakan bibit padi lokal.

Dari hasil ubinan, didapatkan hasil sejumlah 7 ton/Ha. Pemanenan akan menggunakan alsintan combine harvester. Dengan penggunaan alsintan, pemanenan akan lebih cepat dan efisien sehingga menghemat waktu, biaya, tenaga dalam pemanenan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memicu semangat petani lainnya untuk menggunakan padi varietas unggul dan menggunakan teknologi pertanian yang tepat guna sehingga hasil yang didapatkan akan tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.