JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Peluang Besar Pengembangan VUB Inpari 30 di Desa Tanjung Saleh

Desa Tanjung Saleh adalah desa yang berada di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Indonesia. Secara geografik sangat berpotensi menjadi sentra produksi padi di Kalbar yg mempunyai luas lahan sawah pasang surut sejumlah 2080 Ha. Senin (18/1/2021) dilaksanakan panen padi Varietas Unggul Inpari 30 di areal seluas 3 hektar milik Bapak Syarif Bambang Mulyadi. Turut hadir pada acara itu Bapak Doni Kabid Tanaman pangan dan Bapak Mulyadi Kabid Sarana dan Prasarana dari Dinas Pertanian Provinsi Kalbar, Bapak Marsudi Kepala Balai Benih Induk (BBI) Peniraman, Ibu Farida Kabid Tanaman pangan Dinas Pertanian Kubu Raya, BPTP Kalbar yang diwakili oleh Bapak Didik Syafuddin Anshori, Penyuluh Pertanian Muda, Bapak Armin Kepala BPP Sungai Kakap, penyuluh, dan petani Desa Tanjung Saleh.

Kegiatan demplot yang dilaksanakan oleh Bapak Syarif Bambang dalam rangka memberikan percontohan kepada petani setempat agar mau menanam VUB padi  yang berumur genjah dan hasilnya tinggi. Selama ini petani diwilayah itu biasa menanam padi lokal dengan umur 8 bulan. Berdasarkan hasil pengubinan didapatkan provitas varietas Inpari 30 sebesar 4,6 ton/hektar. Hasil ini tentunya jauh lebih besar dibandingkan padi lokal yang provitasnya hanya berkisar 1,5 - 2 ton/ha. Diharapkan dengan percontohan ini, petani mau menggunakan benih unggul sehingga produksi bisa naik 2 kali lipat. Kepala Desa Bapak Syarif Muksin mengatakan petani Desa Tanjung Saleh mampu menghasilkan padi 1000 ton/tahun dengan menanam padi lokal. Jika nanti menanam padi unggul diharapkan produksi akan meningkat minimal 2000 ton/tahun.

Kepala desa menjelaskan potensi sawah di wilayah ini mencapai 2.080 hektar berjenis lahan rawa pasang surut. Padi lokal yang diproduksi sudah dijual wilayah Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya. Ada 42 poktan di desa ini yang menanam padi dan menjual padinya keluar daerah. Bahkan sudah ada poktan yang menjual padi dengan merk tertentu. Oleh karena itu kolaborasi seluruh stake holder antara lain dinas pertanian, BPP, dan BPTP Kalbar harus terus ditingkatkan agar peertanian di Tanjung Saleh semakin maju. Dinas Petanian Kalbar sudah siap mengarahkan bantuan paket PATB padi rawa Dirjen Tanaman Pangan ke wilayah ini. Sedangkan Dinas Pertanian Kubu Raya akan bergerak cepat untuk mendata CP/CL program tersebut secepatnya.

BPTP Kalbar akan mengambil peran dalam sosialisasi teknologi budidaya padi terutama di lahan rawa pasang surut. Salah satu komponen teknologi yang diandalkan adalah varietas unggul padi rawa, Inpara 1-10. Selain itu ada juga varietas Inpari 30, Inpari 32, dan Inpari 42 yang juga sudah banyak ditanam di lahan di pasang surut di wilayah Kecamatan Sungai Kakap. Walaupun jenis padi irigasi, namun varietas ini memberikan hasil yang tinggi meskipun ditanam di lahan pasang surut. Namun demikian sarana prasarana di wilayah ini juga harus terus diperbaiki terutama tanggul dan pintu air.  Hal ini penting untuk menahan luapan air terutama intrusi air laut yang dapat merusak tanaman padi.