Apakah PUAP banyak manfaatnya?

Kategori Induk: Berita Ditulis oleh Darsono Dilihat: 4016

Mengingat, Penduduk miskin di Kalimantan Barat tahun 2010 berdasarkan data Statistik ada: 428.800  jiwa (9,02 % ) dengan katagori  penduduk Kota 84.400 jiwa (6,31%) dan  penduduk Desa   345.300 jiwa (10,06 %).   Garis kemiskinan dalam   Rp. Standart Regional berdasarkan data statistic 2010  katagori Kota+Desa Rp. 189.407,-   untuk Kota Rp. 207.884,-   dan  Desa Rp. 182.293,-   Berdasarkan hal tersebut di atas perlu adanya program bantuan penanggulangan kemiskinan.

Tujuan Program PUAP adalah mulia; (1) untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran melalui penumbuhan dan pengembangan kegiatan usaha agribisnis di perdesaan sesuai dengan potensi wilayah, (2) meningkatkan kemampuan pelaku agribisnis, pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Penyuluh Pendamping, dan Penyelia Mitra Tani, (3) memberdayakan kelembagaan petani dan ekonomi perdesaan untuk pengembangan kegiatan usaha agribisnis, dan (4) meningkatkan fungsi kelembagaan ekonomi petani menjadi jejaring atau mitra lembaga keuangan dalam rangka akses permodalan.

 

Berdasarkan data, pelaksanaan program PUAP di Kalimantan Barat, Gapoktan yang telah menerima dana BLM – PUAP berjumlah 631 Gapoktan terdiri tahun 2008 = 231 Gapoktan, Tahun 2009 = 210 Gapoktan dan Tahun 2010 = 190 Gapoktan yang tersebar di 14 Kabupaten /Kota, Untuk tahun 2011 menunggu proses penetapan Gapoktan/ Desa calon penerima Dana BLM-PUAP.  Anjuran kami, dana bantuan tersebut untuk digunakan sebaik-baiknya sebagai modal usahatani sesuai Rencana Usaha Bersama (RUB). Jika telah berhasil dana tersebut dikembalikan ke Gapoktan lagi untuk di gulirkan pada kelompoktani dalam Gapoktan yang belum mendapatkannya dan begitu seterusnya sampai semua kelompoktani. Harapan kami, modal Gapoktan semakin berkembang dan mengutamakan pelayanannya kepada para anggota Kelompoktani. Adanya Pelaksanaan Program PUAP,  petani dan keluarganya terbantu kebutuhan usaha taninya hingga kebutuhan semakin tercukupi dan tingkat kemiskinan dan pengangguran dapat diperkecil. Menurut Bapak & Ibu Petani Apakah PUAP masih diperlukan mohon tanggapan Para Pengurus Gapoktan dan Anggotanya.