JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Webinar Pembahasan Matrix Program Kegiatan BPTP Kalbar Tahun 2021

Senin (08/06/2020), telah dilaksanakan video conference dengan  Pembahasan Matrix Program Kegiatan BPTP Kalbar Tahun 2021. Tahun ini pelaksanaan dilakukan secara online mengingat perkembangan pandemi COVID-19 yang masih terjadi di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat. Peserta seminar ini merupakan teman-teman dari peneliti dan penyuluh BPTP Kalimantan Barat, civitas akademika dari Universitas Tanjung Pura, Universitas Panca Bhakti, dan peneliti dari Bappeda Provinsi Kalimantan Barat.

Bapak Ka. Balai Dr. Akhmad Musyafak, SP, MP selaku moderator mengemukakan permasalahan pangan di Kalimantan Barat adalah harga pangan yang selalu ditekan namun untuk input (biaya produksi) tidak ada efisiensi, kekhawatirannya jika keuntungan tipis sedangkan kebutuhan petani tetap tinggi, akan melemahkan semangat tani sehingga produksi pangan menurun. Perlu dilakukan terobosan untuk teknologi yang menekan biaya produksi dengan kondisi lahan marginal. Targer dari dilaksanakannya seminar ini adalah adanya masukan rumusan paket teknologi budidaya padi jagung yang hemat biaya (efisien).

Adapun pembahasan dalam seminar ini meliputi:

  • Teknologi budidaya padi hemat biaya, di sampaikan oleh Ir. Muhammad Hatta, M.Si. Materi yang dibahas yaitu Meningkatkan produksi padi di agrosistem pada lahan pasang surut, agrosistem lahan tadah hujan, dan agrosistem lahan kering . Kemudian Target kegiatan selama 2 tahun dengan keluaran berupa 3 model usaha tani padi hemat biaya produksi, berkelanjutan.
  • Teknologi budidaya jagung hemat biaya, disampaikan oleh Sution, SP, MP . Materi yang dibahas ialah permasalahan biaya produksi padi sangat tinggi, sedangkan harga harga harus ditekan sangat rendah. Kemudian , pemanfaatan  teknologi kompos tandan kosong kelapa sawit, pemanfaatan teknologi pengurangan pupuk organik  dan anorganik sebanyak 25-50%, serta pemanfaatan teknologi peningkatan produksi jagung .
  • Pengolahan bahan pangan menjadi pangan fungsional, disampaikan oleh Sigit Uji Marzuki, S.T., M.Eng. Materi yang dibahas ialah Target keluaran 2021 berupa 3 paket identifikasi fungsional dari bahan pangan spesifik lokasi dan Target Keluaran 2022 berupa 3 paket teknologi penglahan bahan pangan spesifik jadi pangan fungsional.

Kemudian, dilanjutkan dengan diskusi bersama para pembahas yaitu Dr.Sulakhudin, SP, MP (Dosen FP Universitas Tanjungpura), Ir. Agus Suyanto, M.MA. (Dekan FP Universitas Panca Bhakti), Yustiawan, SP (Bappeda Prov. Kalbar), Ir. Rudy Setyo Utomo, M.Si (Peneliti Balitbangda Prov. Kalbar).

Hasil dari seminar pembahasan matriks program kegiatan 2021 dapat disimpulkan, jika ingin menciptakan teknologi budidaya padi yang harus dicermati ialah mengurangi biaya pada tenaga kerja. Kemudian, penggunaan rumput laut / red mud bisa lebih baik dengan bekerjasama dengan produsen untuk produksi massal serta biaya yang murah. Selanjutnya, Mengintegrasi tanaman-ternak akan didorong didaerah yang memungkinkan adanya integrasi. Serta, Memanfaatkan mikroorganisme contohnya untuk meningkatkan PH dengan menggunakan fungi bukan mandiri.