JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Geliat Penggunaan VUB Di Desa Piantus Kec. Sejangkung Kab. Sambas

Desa Piantus merupakan salah satu desa di Kec. Sejangkung Kab. Sambas dengan komoditas utama yang dikembangkan karet dan komoditas kedua padi. Padi diusahakan hanya satu kali setahun dengan menggunakan varietas lokal seperti Semudan, Dwi Ratih, Ringkak Berkat, dan Ringkak Janggut yang umurnya 6–7 bulan. Dengan demikian, tidak mengherankan bahwa produktivitas padi di desa ini masih rendah, yaitu hanya 300–350 kg/borong atau 1,88–2,19 ton/Ha ( 1 ha = 6,25 borong). Agar produktivitas padi meningkat, maka kegiatan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) padi yang merupakan salah satu program Kementrian Pertanian untuk meningkatkan produksi padi (beras) juga dilaksanakan di Desa Piantus ini.

BPTP Kalbar yang merupakan kepanjangan tangan dari Badan Litbang Pertanian di daerah, berkewajiban untuk membantu percepatan pencapaian target dari program di atas melalui pengawalan dan pendampingan teknologi spesifik lokasi. Salah satu bentuk pendampingan BPTP Kalimantan Barat di Desa Piantus ini adalah uji adaptasi 4 varietas unggul baru (VUB), yaitu Inpara 1, 2, 3 dan IR-42 dengan masing-masing varietas 1 kg untuk diujicobakan di lokasi SLPTT. Keempat varietas ini merupakan varietas baru bagi petani di Desa Piantus, sebelumnya petani hanya mengenal VUB Ciherang yang merupakan bantuan benih dari SLPTT. Seperti diketahui bahwa pada uji varietas ini BPTP hanya memberikan benih saja sedangkan saprodi dari petani. Namun demikian, dari hasil pertemuan dan diskusi mengenai SLPTT yang dihadiri oleh penyuluh dan peneliti dari BPTP Kalbar, Mantri Tani Kec. Sejangkung dan PPL dari BPP Sejangkung, beberapa petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sambas, dan petani peserta SLPTT, petani mengatakan bahwa VUB Inpara 1 dan 2 pertumbuhannya cukup baik dibandingkan dengan VUB Inpara 3 dan IR-42 serta Ciherang. Hal ini dibuktikan dari kondisi pertanaman padi di lapangan yang dapat dilihat oleh semua peserta yang hadir pada pertemuan tersebut.

Pada saat panen perdana VUB, dilakukanlah temu lapang yang dihadiri oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Sambas (Kadis, Kasi Perbenihan, Kasi Perlintan), Badan Ketahanan Pangan Penyuluhan Pertanian Peternakan Perikanan dan Kehutanan (BKP4K) Kab. Sambas, BPP Sejangkung, PPL, Mantri Tani Kec. Sejangkung, Kades Piantus, anggota poktan, dan BPTP Kalimantan Barat. Panen perdana VUB Inpara 2 serta Ciherang pada lokasi LL, dilakukan oleh Kepala Distannak Kab. Sambas, BPTP Kalimantan Barat dan Kades Piantus (Gambar 1). Dari ubinan yang dilakukan, diperoleh produktivitas Inpara 2 sebesar 4,16 ton/Ha, sedangkan Ciherang hanya 3,08 ton/Ha. Dari hasil wawancara dengan beberapa anggota poktan, ternyata mereka tertarik dengan varietas Inpara 2 karena anakan produktifnya banyak, tanamannya tinggi, dan produktivitasnya cukup tinggi, dimana selama ini mereka belum pernah memperoleh hasil seperti itu. Hal ini menarik minat yang cukup besar bagi anggota poktan untuk menanam 2 kali setahun dengan adanya varietas Inpara yang menurut mereka cocok dikembangkan di Desa Piantus. Tindaklanjut dari introduksi VUB pada kegiatan SLPTT di Desa Piantus, Kec. Sejangkung ini adalah akan dilakukannya penanaman Inpara 2 pada musim tanam berikutnya, yang direncanakan pada bulan Desember 2010 atau Januari 2011.