JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Pisah Sambut Kepala BPTP Kalimantan Barat

Mengawali kepemimpinan periode 2011-2015, BPTP Kalbar mengadakan acara pisah sambut Kepala Balai. Setelah beberapa hari sebelumnya pada tanggal 3 januari 2011 Ir. Jiyanto, MM dilantik sebagai kepala Balai yang baru menggantikan pejabat Ad Interim Dr. Ir. Muhammad Sabran, M.Sc.

Sebagai Kepala BPTP Kalimantan Barat, Ir. Jiyanto, MM adalah sosok yang familier dengan BPTP Kalbar. Beliau merupakan orang dalam yang telah mengabdi cukup lama di institusi ini. Bahkan sebelum akhirnya dilantik sebagai Kepala Balai yang baru, beliau lah yang menjabat Plh. Kepala Balai selama 9 bulan.

Acara pisah sambut ini sendiri dilaksanakan di aula BPTP Kalbar pada tanggal 27 Januari 2011. Dihadiri oleh Kepala Badan Litbang yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kepala Dinas Pertanian Provinsi, dan beberapa pejabat teras di lingkup Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Ir. Jiyanto, MM selaku Kepala Balai yang definitif menghaturkan terima kasih kepada pimpinan Badan Litbang atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin BPTP Kalimantan Barat. Beliau juga menyampaikan 4 program strategis Kementan pada tahun 2011 yang akan sangat membutuhkan kerjasama dari berbagai institusi baik di tingkat Provinsi maupun Kota/Kabupaten. Empat program strategis yang dimaksud adalah; 1) Pendampingan Program SLPTT, 2) Prima Tani, 3) Pengembangan Kawasan Hortikultura, 4) Gernas Kakao, dan 5) Swasembada Daging Sapi dan Kerbau.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dr. Ir. Rudy Tjahjo Hutomo, MT Kepala BB Pascapanen, menyampaikan beberapa arahan menyangkut peranan yang diharapkan dari BPTP di masa mendatang. Pertama, BPTP diharapkan mampu membaca kebutuhan inovasi wilayah sampai di tingkat Kabupaten, agar keberadaan BPTP dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kalimantan Barat. Kedua, mengarahkan BPTP untuk membangun dan mengimplementasikan “Spektrum Diseminasi Multi Channel”, dengan cara melibatkan institusi terkait dalam kegiatan diseminasi  dan transfer inovasi. Ketiga, semakin pesatnya perkembangan TI dan IPTEK bidang pertanian, menuntut BPTP agar lebih inovatif & mampu membuat terobosan dalam kegiatan diseminasinya. Keempat, harus ada perencanaan yang lebih baik dan keterkaitan yang jelas antara kegiatan Diseminasi dengan Pengkajian.

Menutup arahannya, Kepala Badan Litbang mengharapkan agar keberadaan Kebun Percobaan dan Laboratorium agar mendapat perhatian khusus dalam upaya pemanfaatannya. Selain itu, untuk mendukung peningkatan produktivitas tanaman, BPTP Kalbar diharapkan segera membangun dan memperkuat UPBS dengan basis logistic benih.