JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Seminar Nasional dari BALI sampai JOGJA

Sejumlah peneliti BPTP Kalbar baru saja mengikuti Seminar Nasional Hortikultura 2010 kerjasama PERHORTI (Perhimpunan Hortikultura) dengan Fakultas Pertanian Udayana yang diselenggarakan di Universitas Udayana Bali pada tanggal 25 – 26 Nopember 2010, dan Seminar Nasional Ketahanan Pangan dan Energi yang diselenggarakan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta pada tanggal 2 Desember 2010.

Di Bali, Seminar Nasional Hortikultura 2010 yang bertemakan “Reorientasi  Riset untuk Mengoptimalkan Produksi dan Rantai Nilai” menghadirkan beberapa keynote speaker dari luar negeri yaitu Prof. Peter J. Batt dari Curtin University, Perth, Australia ; Prof. Randy Stringer dari School of Agriculture, Food and Wine, University of Adelaide, Australia; dan Dr. William Levine, Chief of Party AMARTA Project-DAI-USAID; serta sejumlah keynote speaker dari dalam negeri yaitu Prof. Roedhy Poerwanto dari Institut Pertanian Bogor, Eric Solomon dari Asosiasi Eksportir Buah dan Sayuran Indonesia, dan Iwan Gunawan dari PT. Sewu Segar Nusantara. Peserta seminar turut berpartisipasi di dalam seminar ini sebagai pemakalah oral dan atau pemakalah poster, termasuk enam orang peneliti BPTP Kalbar.

Di Yogyakarta, Seminar Nasional Ketahanan Pangan dan Energi mengambil tema “Pengembangan Pertanian Berkelanjutan Menuju Mandiri Pangan dan Energi”. Diikuti oleh 147 pemakalah dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk 4 orang pemakalah (peneliti) dari BPTP Kalbar. Sesi diskusi pertama, diawali oleh pembicara kunci Ir. Arman Moenek, MEd., Kepala Pusat Distribusi Pangan Badan Ketahanan Pangan Nasional Kementerian Pertanian. Yang menyampaikan makalah berjudul Pengembangan Sistem Pertanian Berkelanjutan di Indonesia Menuju Mandiri Pangan dan Energi. Dilanjutkan oleh Ir. Rachmat Tatang B., Deputi Bidang Pembinaan Ekonomi dan Dunia Usaha, KPDT. Yang menyampaikan hasil penelitian terbaru tentang tanaman Nyamplung (Calophylium inophylium), sebagai tanaman potensial penghasil Bioenergi dengan rendemen yang cukup tinggi. Selanjutnya sebagai pembicara tamu adalah Prof. Sulaiman dari Universiti Malaysia Sarawak (Unimas). Beliau berbagi pengalaman dan strategi Malaysia dalam pengembangan pertanian yang berkelanjutan.

Sesi diskusi berikutnya oleh Prof. Murdidjati Gardjito, UGM, yang secara lugas menyampaikan manfaat Diversifikasi pangan bagi kesehatan tubuh. Dilanjutkan oleh Bapak Subandi, Ketua Kelompok Tani Manunggal. Seorang petani yang sukses mengolah lahan pasir di pesisir pantai menjadi produktif dan dapat ditanami berbagai macam komoditi hortikultura.

Sebagai puncak acara dilakukan diskusi panel secara pararel. Disini para peneliti mempresentasikan hasil penelitian mereka dan berdiskusi dengan peserta lain dalam kelompoknya. Namun sayangnya, karena keterbatasan waktu tidak seluruh peserta berkesempatan menyampaikan makalahnya secara oral.

Keikutsertaan para peneliti BPTP Kalbar dalam kegiatan seminar ini, salah satunya bertujuan untuk berbagi informasi hasil penelitian dan pengalaman empiris, serta gagasan inovatif untuk membuka perspektif baru dalam bidang pertanian. Hal ini dapat terwujud, dikarenakan dalam seminar akan terjalin interaksi dan komunikasi antar peserta Peneliti, Pemerhati dan Praktisi pertanian dari seluruh wilayah di tanah air. Selain itu, dengan mengikutsertakan hasil penelitian ke Jurnal Ilmiah / Prosiding Seminar, akan memberikan nilai tambah bagi Peneliti maupun Institusi. Sehingga diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi untuk menghasilkan karya ilmiah yang semakin berkualitas dan bermanfaat bagi kemajuan pertanian di Indonesia.