JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Pendampingan Program Pengembangan Kawasan Hortikultura di Kalimantan Barat

BPTP Kalbar kembali maju selangkah untuk merealisasikan komitmennya membangun Kawasan Sayuran Organik di Kalimantan Barat. Dengan mengundang Penyuluh, Gapoktan, dan Petani sayuran di kota Pontianak dalam kegiatan Pertemuan Bimbingan Teknologi Bagi Petani Sayuran.

Kegiatan pertemuan di laksanakan di ruangan BPTP Kalbar pada 1 Nopember 2010, dan dihadiri oleh 20 orang petani dan penyuluh di Kota Pontianak. Para petani dan penyuluh yang hadir dalam undangan ini sebelumnya telah memiliki pengalaman dalam budidaya tanaman sayuran, baik secara organik maupun kimiawi.

Kepada para peserta, disampaikan rencana strategis Pengembangan Kawasan Sayuran Organik di Kalbar sampai tahun 2014. Ir. Arry Supriyanto dalam presentasinya menyampaikan, BPTP Kalbar selama kurun waktu 2011 sampai dengan 2014 akan memberikan kawalan teknologi-teknologi yang diperlukan dalam rangka mewujudkan pembangunan Kawasan Sayuran Organik ini. Secara perlahan namun pasti, input petisida dan pupuk kimiawi pada pertanaman sayuran di Kawasan tersebut, akan dikurangi sampai mendekati 0% pada tahun 2014.

Secara sinergis Ir. Titik Purbiati, Dwi P. Widiastuti, dan Abdullah Umar, pada pertemuan ini membekali peserta dengan materi tentang Biopestisida. Yaitu, pestisida nabati yang ramah lingkungan, sustainable, dan bisa dibuat sendiri oleh petani. Selain itu, diberikan juga materi tentang profil Tanaman Sayuran / Varietas Baru yang Cocok Ditanam Dilahan Gambut, hasil penelitian Balitsa. Terakhir, adalah materi tentang OPT (orgasme pengganggu tamanan) Tanaman Hortikultura. Untuk memperdalam pengetahuan petani dalam hal teknik pengendalian OPT.

Dalam pertemuan ini, banyak diperoleh masukan dari peserta yang antara lain mencakup; pengalaman peserta yang telah menggeluti bisnis sayuran organik dan kendala pemasarannya, masalah kerjasama dengan pasar swalayan, strategi promosi, sampai pengalaman masing-masing peserta dalam aplikasi pestisida nabati buatan sendiri.

Kegiatan ini merupakan langkah awal Pengembangan Kawasan Sayuran Organik di Kalbar. Kedepan, diharapkan ada kerjasama sinergis antara BPTP Kalbar dengan Dinas Pertanian Kota/Kabupaten maupun Provinsi, untuk merealisasikannya. Sehingga tujuan besar ini secara perlahan dan pasti akan menampakkan hasil, dan memberikan manfaat yang seutuhnya bagi masyarakat petani maupun konsumen di Kalimantan Barat.