JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
id Bahasa Indonesia en English

Info Aktual

Masih dalam momentum peringatan Hari Tani Nasional tanggal 24 September 2021, mimin mau berbagi informasi mengenai salah satu padi VUB Badan Litbang Pertanian.

 
Sobat Tani pasti sudah tidak asing dengan Inpari IR Nutri Zinc. VUB ini merupakan hasil terobosan pemuliaan tanaman padi untuk menyediakan pangan dengan kandungan gizi tertentu, yaitu Zinc. Fungsi Zinc terbilang sangat vital bagi kelangsungan hidup sel-sel tubuh manusia. Kekurangan Zinc (Zn) dalam tubuh selain berakibat menurunnya daya tahan tubuh, produktivitas, dan kualitas hidup manusia, juga menjadi salah satu faktor kekerdilan atau stunting.
 
Dalam upaya membantu mengatasi stunting (kerdil), BPTP Kalimantan Barat turut menggencarkan diseminasi benih Padi Inpari IR Nutri Zinc. Salah satunya melalui pendampingan kegiatan demfarm padi VUB seluas 10 ha di Desa Parit Madiun, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya bersama Petani Kooperator dari Poktan Karya Bersama. Inpari IR Nutri Zinc ini termasuk salah satu dari padi VUB Produksi Tinggi yang ditanam. Kondisi pertanaman Inpari IR Nutri Zinc terlihat baik dan tentunya pengendalian hama dan OPT akan rutin dilakukan.
 
Selain kaya akan nutrisi, varietas ini juga memiliki produktivitas tinggi, tahan WBC, Blas, dan Tungro, serta memiliki rasa nasi yang enak. Gaya hidup sehat yang terus berkembang mendorong kian tingginya kebutuhan masyarakat akan pangan sehat terlebih ditengah kondisi pandemik seperti ini. Seiring berkembangnya ilmu dan teknologi, membuat fungsi nasi bukan hanya sebagai sumber karbohidrat namun sekaligus fungsi kesehatan.
 
Bagaimana Sobat Tani, banyak sekali kan manfaatnya? Yuk kita mulai mengkonsumsi!
 
"Selamat Hari Tani Nasional!"
Bertani itu Hebat, menjadi Petani itu Keren:)
 
#VUBPadi
#InpariIRNutriZinc
#CegahStunting

Mendukung kegiatan hilirisasi inovasi Balitbangtan terkait penanaman VUB Jagung Sukmaraga di Kabupaten Kubu Raya, Rabu (22/9), Dr. Ir. Muhammad Hatta, M.Si selaku penanggungjawab kegiatan bersama tim melakukan monitoring rutin terhadap pertumbuhan tanaman jagung di Desa Bintang Mas, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Pada kunjungan kali ini, dilakukan pengamatan pertumbuhan tanaman dan pengendalian OPT tanaman jagung yang teridentifikasi terserang OPT ulat penggerek tongkol.  

Rabu (22/9), Kepala Balai Dr. Rustan Massinai dan Tim RPIK Jeruk BPTP Kalimantan Barat melaksanakan pertemuan bersama, membahas penyusunan laporan akhir RPIK Jeruk di Kalimantan Barat. Di dalam rapat dilakukan evaluasi kegiatan dan kelengkapan data yang dibutuhkan antara lain data baseline survey, pelaksanaan bimtek dan kelembagaan petani jeruk di Kab. Sambas, Kalimantan Barat.

Selasa (21/9), BPTP Kalimantan Barat kembali melaksanakan kegiatan Bimtek Teknologi Perbenihan dan Penyemaian Padi Sistem Dapog. Kali ini, kegiatan bimtek dilaksanakan di Kantor BPTP Kalimantan Barat. Acara dibuka oleh Kepala UPT Pembenihan Tanaman Pangan Prov. Kalbar Masudi, S.P., M.P. Turut hadir Koordinator dan PPL BPP Sungai Raya. 

 
Bimtek masih mengusung tema yang sama yaitu "Teknologi Perbenihan dan Penyemaian Padi Sistem Dapog". Dalam laporannya, Kepala Balai Dr. Rustan Massinai menyampaikan melalui bimtek ini diharapkan dapat membantu petani dalam penerapan penggunaan alsintan utamanya mesin rice transplanter. Selain itu, penggunaan padi varietas unggul juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi terutama di Kalimantan Barat. 
 
Bimbingan Teknis (Bimtek) dilaksanakan dalam rangka mendukung pengelolaan demfarm padi di Kalimantan Barat. Kegiatan dihadiri oleh petani dari beberapa Kabupaten di Kalbar. Peserta bimtek mewakili dari 5 Kabupaten yaitu Kab. Sanggau, Kab. Landak, Kab. Sambas, Kab. Mempawah, dan Kab. Kubu Raya.
 
Dalam kegiatan ini narasumber menyampaikan tiga materi, yaitu: 1. Teknologi Persemaian Sistem Dapog oleh Didik Saifuddin Anshori, S.T.P. (Penyuluh) 2. Teknologi Mekanisasi Budidaya Padi dengan Pendekatan 4.0 oleh Hozin Aziz, S.T.P. (Peneliti) dan 3. Teknologi Produksi Benih Padi oleh Titiek Kartinaty, SP, MP. (Peneliti).
 
Selanjutnya peserta bimtek diarahkan untuk praktek langsung dihalaman belakang Kantor BPTP Kalbar mengenai penyiapan semaian padi sistem dapog dan penggunaan alsintan tanam rice transplanter.
 
Peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan bimtek. BPTP Kalimantan Barat akan terus mengawal dan mendampingi teman-teman petani agar bersemangat untuk menerapkan penggunaan alsintan dalam bertani.
 
Pertanian Maju! Petani Sejahtera!
 
#BimtekPadi
#PertanianMajuMandiriModern

Senin (20/9), Kepala Balai Dr. Rustan Massinai dan Tim melakukan monitoring kegiatan pendampingan demfarm VUB padi di lahan sawah pasang surut yang berlokasi di Desa Parit Madiun, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya. Ketua UPJA Madiun Mandiri, Bapak Na'im dan Petani Kooperator lainnya menyambut baik kedatangan beliau, sekaligus berbincang santai menyampaikan beberapa permasalahan seperti sempat terjadinya banjir karena curah hujan yang tinggi dan serangan OPT. Petani menyampaikan bahwa saat ini serangan OPT yang dihadapi adalah tikus dan walang sangit.

 
Menindaklanjuti permasalahan tersebut, pengendalian hama dan OPT akan terus dilakukan oleh Tim BPTP Kalbar bersama Petani Kooperator. Umur tanaman saat ini sudah memasuki 58 s/d 75 HST, dengan jumlah anakan rata-rata 24-33 anakan per rumpun. Dengan VUB padi yang ditanam adalah Inpara 2, Inpari 46 GSR, Inpari 48 Blast, Inpari 32, Inpari 36, Inpari 37 dan Inpari IR Nutri Zinc.
 
BPTP Kalimantan Barat akan terus mengawal dan mendampingi kegiatan tersebut hingga saatnya panen tiba, semoga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan segala permsalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik, aamiin...
 
#VUBPadi
#PertanianMajuPetaniSejahtera