JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden
Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

Sabtu 14 Juli 2018, berlokasi di Lahan milik Gapoktan Bina Maju, Desa Bengkilu, Kec.Tujuh...

Teknologi Produksi Benih Salak

Teknologi Produksi Benih Salak

Pengembangan agroindustri buah-buahan diawali dari perbenihan. Artinya keberhasilan...

Teknologi Produksi Benih Mangga

Teknologi Produksi Benih Mangga

Produksi benih mangga berlabel secara vegetatif (grafting/okulasi) melibatkan batang bawah...

Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

Bertempat di ruang Rapat Besar BPTP Balitbangtan Kalimantan Barat, diadakan acara Halal bi...

  • Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

    Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

    Monday, 16 Juli 2018 10:28
  • Teknologi Produksi Benih Salak

    Teknologi Produksi Benih Salak

    Monday, 02 Juli 2018 13:57
  • Teknologi Produksi Benih Mangga

    Teknologi Produksi Benih Mangga

    Monday, 25 Jun 2018 13:55
  • Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

    Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

    Thursday, 21 Jun 2018 15:20

Teknologi teraktual

SDM Profesional

Sumber Daya Genetik Buah Spesifik Kalbar

Sumber Daya Genetik Padi Lokal Kalbar

 


 Banner balitbangtan

 

Info Penting

Layanan Online

Medsos Kami

twit

  

Pengunjung

116216
Hari ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu kemarin
Bulan ini
Bulan kemarin
Semua hari
736
819
2508
108440
14506
20657
116216
IP Anda: 23.20.223.212
2018-07-18 17:28

Padi Inpara 3 Paling Cocok Untuk Lahan Pasang Surut

UP. FMA Desa Sui Nipah, kecamatan Siantan, Kabupaten Pontianak melakukan panen raya padi varietas Inpara 3 tanggal 1 maret 2011. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPTP Kalbar,  Dinas Pertanian Kabupaten Pontianak, Camat Kecamatan Siantan, Kepala Desa Sui Nipah, PPL, FMA Desa Sui Nipah dan petani di sekitar Desa Sui Nipah. Dalam sambutannya Kepala BPTP Kalbar menyatakan bahwa Inpara 3 merupakan salah satu VUB padi hasil penelitian Badan Litbang Pertanian yang cocok untuk lahan pasang surut dan diharapkan hasil panen kali ini dapat dijadikan benih untuk tanam musim kemarau (gadu).

 

 

 

Petani sangat puas dengan hasil produksi padi Inpara 3 yang mencapai 6,5 ton/ha (ubinan) dan berencana akan menggunakan varietas Inpara 3 pada tanam musim gadu mendatang. Dalam kegiatan ini BPTP Kalbar juga memperkenalkan teknologi-teknologi yang telah dihasilkan oleh Badan Litbang yaitu Mesin panen (Mower) dan Mesin perontok padi (Thresher). Antusiasme petani terhadap kedua alat ini cukup tinggi sehingga ada beberapa petani yang sampai berulang kali mencoba menggunakannya dan berharap kedepannya pemerintah daerah dapat membantu petani dalam pengadaan alat mesin pertanian (alasintan) ini.