JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden
Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

Sabtu 14 Juli 2018, berlokasi di Lahan milik Gapoktan Bina Maju, Desa Bengkilu, Kec.Tujuh...

Teknologi Produksi Benih Salak

Teknologi Produksi Benih Salak

Pengembangan agroindustri buah-buahan diawali dari perbenihan. Artinya keberhasilan...

Teknologi Produksi Benih Mangga

Teknologi Produksi Benih Mangga

Produksi benih mangga berlabel secara vegetatif (grafting/okulasi) melibatkan batang bawah...

Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

Bertempat di ruang Rapat Besar BPTP Balitbangtan Kalimantan Barat, diadakan acara Halal bi...

  • Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

    Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

    Monday, 16 Juli 2018 10:28
  • Teknologi Produksi Benih Salak

    Teknologi Produksi Benih Salak

    Monday, 02 Juli 2018 13:57
  • Teknologi Produksi Benih Mangga

    Teknologi Produksi Benih Mangga

    Monday, 25 Jun 2018 13:55
  • Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

    Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

    Thursday, 21 Jun 2018 15:20

Teknologi teraktual

SDM Profesional

Sumber Daya Genetik Buah Spesifik Kalbar

Sumber Daya Genetik Padi Lokal Kalbar

 


 Banner balitbangtan

 

Info Penting

Layanan Online

Medsos Kami

twit

  

Pengunjung

116219
Hari ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu kemarin
Bulan ini
Bulan kemarin
Semua hari
739
819
2511
108440
14509
20657
116219
IP Anda: 23.20.223.212
2018-07-18 17:28

Kegiatan yang dibiayai Negara Wajib Menerapkan Penilaian Resiko

Seluruh staf BPTP Kalimantan Barat mengikuti Sosialisasi Penilian Resiko pada 1 Nopember 2010 di Aula BPTP Kalbar. Latar belakang pembentukan Satlak SPI (Sistem Pengendalian Intern) berdasarkan PP.60 Tahun 2008 Tentang Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Permentan RI Nomor : 23/Permentan/OT.140/5/2009 Tentang Pedoman Sistem Pengendalian Intern (SPI) di Lingkungan Departemen Pertanian.

SPI memberikan keyakinan yang memadai bahwa tujuan/sasaran dari organisasi akan tercapai secara efektif, efisien, ekonomis, dan sesuai dengan ketentuan. SPI diharapkan dapat mengidentifikasi terjadinya deviasi atau penyimpangan atas pelaksanan kegiatan dibandingkan dengan perencanaan sebagai umpan balik untuk melakukan tindakan koreksi atau perbaikan bagi pimpinan dalam mencapai tujuan organisasi