JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden
Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

Membuat Bibit Karet OPAS (Okulasi Payung Satu) dalam polybag dimulai dengan mengayak tanah...

Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

Membuat Bibit Karet OPAS (Okulasi Payung Satu) dalam polybag dimulai dengan mengayak tanah...

Teknologi Membuat OMAT (Okulasi Mata Tidur) Bibit Karet

Teknologi Membuat OMAT (Okulasi Mata Tidur) Bibit Karet

 Bibit OMAT (okulasi mata tidur) adalah bibit okulasi yang mata okulasinya masih...

Teknik Okulasi Tanaman Karet

Teknik Okulasi Tanaman Karet

Batang atas (entres) harus diambil dari kebun entres yang berumur maksimal 8 tahun, mutu...

  • Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

    Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

    Wednesday, 06 Jun 2018 12:52
  • Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

    Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

    Wednesday, 06 Jun 2018 12:52
  • Teknologi Membuat OMAT (Okulasi Mata Tidur) Bibit Karet

    Teknologi Membuat OMAT (Okulasi Mata Tidur) Bibit Karet

    Wednesday, 06 Jun 2018 12:50
  • Teknik Okulasi Tanaman Karet

    Teknik Okulasi Tanaman Karet

    Wednesday, 06 Jun 2018 12:48

Teknologi teraktual

Agenda Kegiatan

Events

No event

SDM Profesional

Sumber Daya Genetik Buah Spesifik Kalbar

Sumber Daya Genetik Padi Lokal Kalbar

 


 Banner balitbangtan

 

Info Penting

Layanan Online

Medsos Kami

twit

  

Pengunjung

097853
Hari ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu kemarin
Bulan ini
Bulan kemarin
Semua hari
509
773
509
92028
16800
23326
97853
IP Anda: 54.145.103.69
2018-06-25 14:43

Dr. Akhmad Musyafak, SP. MP.

 Unit Kerja
: BPTP Kalimantan Barat
 Pendidikan : S3
 Jabatan : Peneliti Madya
 Bidang  Penelitian
: Ekonomi Pertanian
 Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Profil

Akhmad Musyafak lahir di Magelang tanggal 5 April 1973. Memperoleh gelar Sarjana Pertanian tahun 1997, Magister Pertanian tahun 1999, dan Doktor tahun 2012. Semua gelar akademik diperoleh dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Akhmad Musyafak adalah seorang peneliti di BPTP Kalimantan Barat sejak tahun 1999 hingga sekarang. Karir peneliti diawali dari jenjang fungsional Assisten Peneliti Madya pada Agustus 2002, Ajun Peneliti Madya pada Januari 2005, dan Peneliti Madya pada 1 September 2015. Bidang penelitian yang diminati adalah Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Sampai saat ini karya ilmiah yang telah dipublikasikan lebih dari 40 buah, baik dalam bentuk prosiding, jurnal, maupun buku.

Beberapa tugas yang pernah diembannya adalah sebagai Ketua Kelji Sosek BPTP Kalbar (2000-2002); Koordinator Program BPTP Kalbar (Periode 2000-2002 dan periode 2006-2008). Sejak 14 Agustus 2017 diberi amanah untuk menjadi Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Barat.

Musyafak cukup aktif terlibat kegiatan dengan stakeholders, diantaranya adalah sebagai Pengurus Biro Litbang HKTI Kalbar (2002-2006); Tim Evaluator Badan Litbang Prov. Kalbar (2004-2007); Konsultan TFPPED Bank Indonesia Pontianak (2007); Anggota Dewan Riset Daerah Prov. Kalbar (2007-2011). Pengajar di Fak. Pertanian, Universitas Panca Bhakti (2014-2016); Pengajar di Magister Ilmu Lingkungan Universitas Tanjungpura (2014-Sekarang); Pengurus HIMPENINDO Kementan (2017-sekarang). Musyafak juga aktif sebagai nara sumber dalam berbagai Pelatihan Metode Analisis Statistik seperti yang diselenggarakan oleh MMA UGM, BPTP Yogyakarta, Universitas Tadulako, Politeknik Pangkep, Universitas Tanjungpura, Perhepi Komda Kalbar, BAPPEDA Kab. Kutai Kartanegara dan lain-lain. Selain itu juga beberapa kali diundang sebagai penguji disertasi Program Doktor di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Beberapa pelatihan yang pernah diikuti antara lain adalah Management Development Program (Asian Institute Management, Philippine, 2013); dan Diklat Jabatan Fungsional Peneliti Tingkat Lanjut (LIPI, 2014);