JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden

Pengendalian Hama Tikus Dengan Pelet Umbi Gadung

Pada musim gadu 2016 banyak petani pada lahan pasang surut di Kecamatan Sungai Kakap, Kalimantan Barat yang hampir gagal panen karena tanaman padinya rusak diserang oleh hama tikus. Petani sudah melakukan berbagai upaya. Yang paling umum adalah memasang racun yang mudah dibeli di kios saprodi. Para petani juga banyak yang nekad mengontrol sawahnya di malam hari agar hama ini menyingkir dan tidak mengganggu tanaman padi mereka.
Tikus menyerang padi pada malam hari. Pada siang hari, tikus bersembunyi dalam sarangnya di tanggul-tanggul irigasi, jalan sawah, pematang, dan di daerah perkampungan dekat sawah. Pada periode bera, sebagian besar tikus bermigrasi ke daerah perkampungan dekat sawah dan akan kembali lagi ke sawah setelah pertanaman padi menjelang generatif. Kehadiran tikus pada daerah persawahan dapat dideteksi dengan memantau keberadaan jejak kaki (foot print), jalur jalan (run way), kotoran/faeces, lubang aktif, dan gejala serangan.
Tikus sangat cepat berkembang biak dan hanya terjadi pada periode padi generatif. Dalam satu musim tanam, satu ekor tikus betina dapat melahirkan 80 ekor anak. Pengendalian tikus dilakukan melalui pendekatan PHTT (Pengendalian Hama Tikus Terpadu), yaitu pengendalian yang didasarkan pada biologi dan ekologi tikus, dilakukan secara bersama oleh petani sejak dini (sejak sebelum tanam), intensif dan terus-menerus,
Pada awal musim, pengendalian tikus ditekankan untuk menekan populasi awal tikus, yang dilakukan melalui gropyok masal, sanitasi habitat, pemasangan TBS (Trap Barrier System) dan LTBS, pemasangan bubu perangkap pada pesemaian. Lalu bagaimana dengan para petani padi lahan pasang surut yang lokasinya jauh dari sumber informasi atau kios saprodi. Salah satu caranya adalah memanfaatkan pestisida nabati sebagai berikut.
Bahan
Bahan yang digunakan terutama adalah umbi gadung racun, dedak padi, tepung ikan dan air.


Pembuatan


  1. Pertama siapkan Umbi Gadung Racun 1 kg lalu dikupas, dipotong kecil-kecil lalu dihaluskan misalnya menggunakan lesung.

  2. Lalu tambahkan dedak sebanyak 10 kg, tepung ikan 1 ons, sedikit kemiri dan tambahkan air secukupnya
  3. Campurkan semua bahan yang sudah dihaluskan ini dengan sedikit ditambah air lalu dicetak seperti pellet

Cara penggunaan


  1. Sebarkan pelet dipematang sawah tempat tikus bersarang.