JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden

Inpara 6, VUB Padi Produktivitas Tinggi di Lahan Pasang Surut Kabupaten Sambas

Kita tahu bahwa lahan pasang surut merupakan lahan sub optimal yang memiliki berbagai kendala dalam pengembangannya untuk tanaman pangan terutama padi. Seiiring dengan semakin berkurangnya lahan subur maka lahan pasang menjadi alternatif dalam usaha  mengembangkan tanaman padi. Kabupaten Sambas yang merupakan salah satu sentra pengembangan tanaman padi di Kalimantan Barat dan salah satu kabupaten yang memiliki lahan pasang surut yang   cukup   luas  sampai  saat ini  memiliki  produktivitas  padi  yang  masih  rendah hanya 28,22 ku/ha.

Hal ini disebabkan  sebagian  masih  menggunakan  varietas lokal. Namun ada juga yang menggunakan varietas unggul baru tetapi kurang sesuai dengan kondisi lahan pasang surut yang memiliki kendala keracunana besi dan aluminium. Kondisi ini jelas membawa dampak pada produktivitas yang diperoleh. Disisi lain, Badan  Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Padi, telah banyak menghasilkan varietas unggul lahan pasang surut dan memiliki ketahanan terhadap Fe dan Al, salah satunya varietas Inpara 6 yang memiliki potensi produksi 6,0 t/ha GKG, toleran keracunan besi, tahan blas serta cocok ditanam di daerah rawa pasang surut sulfat masam potensial dan rawa lebak.

Varietas Inpara 6 ini sudah di ujicoba di Desa Lonam Kecamatan Pemangkat dengan menggunakan teknologi budidaya dengan pendekatan PTT. Dari Ujicoba ini diperoleh  produktivitas 6,36 ton/ha GKP meningkat 80,68 % dari produktivitas padi lokal existing yang biasa digunakan petani. Selain itu varietas Inpara 6 ini juga telah dicoba di desa Simpang Empat Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas dengan  hasil 5,3 t/ha GKP meningkat 76,67 % dari varietas lokal (existing) yang digunakan petani disekitarnya.,  Di dua lokasi ini, varietas Inpara 6 mendapatkan respon positif dari petani terbukti dengan ditanamnya kembali varietas ini pada musim tanam berikutnya. Dengan demikian peluang pengembangan varietas Inpara 6 cukup tinggi di lahan pasang surut Kalimantan Barat. Selain produktivitasnya tinggi, menurut petani, varietas Inpara 6 memiliki malai yang panjang seperti varietas lokal, rumpunnya banyak, tanaman cukup tinggi, tahan dengan penyakit dan tahan tegar besi (bahasa lokal setempat untuk keracunan besi).