JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Pemupukan Padi di Lahan Pasang Surut dengan PUTS di Kabupaten Sambas

TEKNOLOGI PEMUPUKAN PADI DI LAHAN PASANG SURUT DENGAN PUTS DI KABUPATEN SAMBAS  

Kabupaten Sambas merupakan Kabupaten di Kalimantan Barat yang memiliki jumlah unit SL-PTT terbesar yaitu 1.000 unit SL PTT Padi yang tersebar di 19 Kecamatan dan 158 desa.  Kabupaten Sambas memiliki agroekosistem lahan pasang surut dimana pada saat kemarau lahan cukup kering dan pada saat hujan sebagian besar lahan terendam. Untuk itu dalam rangka pendampingan SL-PTT Padi di Kab. Sambas, BPTP Kalimantan Barat telah menyebarkan 4 VUB lahan pasang surut dan beberapa VUB lainnya yang cukup adaptif di lahan kering yaitu Inpara 1, 2, 3, IR 42, Cibogo, Situ Bagendit.

Salah satu penyebab masih rendahnya produktivitas padi di Kabupaten Sambas adalah masalah pemupukan. Selama ini petani masih menggunakan pemupukan secara umum artinya memberikan dosis pupuk yang sama pada setiap tanah.  Pada hal setiap jenis tanah memiliki tingkat kesuburan yang berbeda-beda. Bahkan penggunaan pupuk masih jauh dari yang dianjurkan.    Selama ini rekomendasi pemupukan masih bersifat nasional dengan takaran yang sama pada semua jenis tanah dan spsies tanaman.  Disisi lain kelebihan hara tertentu juga akan mempengaruhi ketersediaan unsur hara lainnya. Untuk mencapai produktivitas tanaman padi secara optimal maka diperlukan unsur hara yang seimbang untuk pertumbuhannya, oleh karena itu pemupukan berimbang merupakan kunci keberhasilan  dalam usaha tani.  Pengelolaan hara berimbang merupakan tindakan pemupukan tanaman dengan mempertimbangkan kandungan hara yang terdapat didalam tanah maupun yang terdapat dalam jaringan tanaman.

PROSEDUR

  1. Pengambilan contoh tanah kira-kira 500 g setiap titik dengan mengambil sebanyak 6 titik pada kedalaman 0-20 cm, setiap titik dengan jarak 50 m.
  2. Campur tanah secara komposit dari 6 titik tersebut.
  3. kemudian masng-masing contoh tanah ambil sebanyak 10 g untuk dianalisis kandungan N, P, K dan pH tanah.
  4. Hasil analisis dibandingkan dengan bagan warna tanah

REKOMENDASI
Berdasarkan hasil analisis sampel tanah, setelah dianalisis dengan menggunakan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS), maka rekmendasi pemupukan padi pasang surut untuk desa Twi Mentibar Kecamatan Selakau, Urea sebanyak 200 kg/ha, SP-36 sebanyak 75 kg/ha dan KCl sebanyak 50 kg/ha atau 5 ton jerami/ha.   Demikian pula desa Jelutung Kecamatan Pemangkat, rekomendasi pemupukan Urea sebanyak 200 kg/ha, SP-36 sebanyak 100 kg/ha dan KCl sebanyak 50 kg/ha atau 5 ton jerami/ha begitu rekomendasi pemupukan lokasi desa-desa lainnya seperti disajikan pada tabel 1 berikut.
Tabel 1. Rekomendasi Pemupukan Padi Sawah di Kabupaten Sambas


No.

Lokasi

Hasil Analisis

1.

Desa Twi Mentibar Kec. Selakau

Status hara : N sangat tinggi, P2O5 sedang, K2O tinggi
Rekomendasi pupuk : 200 kg urea, 75 kg SP36, 50 kg KCL atau 5 ton jerami/ha

2.

Desa jelutung dan harapan Kec. Pemangkat

Status hara desa jelutung  dan harapan sama:
N Tinggi, P2O5 rendah dan K2O sedang.
Rekomendasi pemupkan : 200 kg urea, 100 kg SP36 dan 50 kg KCl atau 5 ton jerami/ha

3.

Desa Seburing Kec. Semparuk

Status hara  : N sangat tinggi, P2O5 rendah dan K2O tinggi
Rekomdasi pemupukan : 200 kg urea, 100 kg SP36 dan 50 kg KCl/ha atau 5 ton jerami

4.

Desa Setalik Kec. Sejangkung

Status hara  : N sangat tinggi, P2O5 rendah dan K2O tinggi
Rekomdasi pemupukan : 200 kg urea, 100 kg SP36 dan 50 kg KCl/ha atau 5 ton jerami

5.

Desa Maktangguk Kec. Tebas

Status hara : N sangat inggi, P2O5 rendah, K2O sedang
Rekomendasi pemupkan : 200 kg urea, 100 kg SP36 dan 50 kg KCl atau 5 ton jerami/ha

6.

Desa Matang Segantar Kec. Teluk Keramat

Status hara : N sangat inggi, P2O5 rendah, K2O sedang
Rekomendasi pemupkan : 200 kg urea, 100 kg SP36 dan 50 kg KCl atau 5 ton jerami/ha

7.

Desa Sebubus Kec. Paloh

Status hara : N rendah, P2O5 rendah, K2O rendah
Rekomendasi pemupkan : 250 kg urea, 100 kg SP36 dan 100 kg KCl atau 50 kg KCL + 5 ton jerami/ha

8.

Desa Semangau kec. Sambas

Status hara : N tinggi, P2O5 sedang, K2O tinggi
Rekomendasi pemupkan : 200 kg urea, 75 kg SP36 dan 50 kg KCl atau 5 ton jerami/ha

9.

Desa Pangkalan Kongsi Kec. Tebas

Status hara : N sangat tinggi, P2O5 sedang, K2O tinggi
Rekomendasi pemupkan : 200 kg urea, 75 kg SP36 dan 50 kg KCl atau 5 ton jerami/ha

10.

Desa Sepuk Tanjung Kec. Sebawi

Status hara : N sangat tinggi, P2O5 rendah, K2O rendah
Rekomendasi pemupkan : 200 kg urea, 100 kg SP36 dan 100 kg KCl atau 50 kg KCL + 5  ton jerami/ha

Nilai Ekonomi
Pemupukan menggunakan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) merupakan salah satu teknik menguji unsur hara secara cepat dan efisien dibanding dengan uji tanah dilaboratorium karena lebih mudah dibawa kemana-mana. Berdasarkan hasil penelitian dilapang, dengan menggunakan teknologi pemupukan menggunakan PUTS ini lebih efisiensi (menghemat) penggunaan pupuk sebesar 20 – 30 % dibanding dengan dosis pupuk secara umum.