JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Prosiding Efektivitas Pengendalian Vektor CVPD Berbasis Kelompok Tani

 Prosiding Efektivitas Pengendalian Vektor CVPD Berbasis Kelompok Tani

  Arry Supriyanto, Zuhran, Budi Abduchalek, dan Tommy purba2

 

ABSTRAK

 

Salah satu penyebab perkembangan cepat serangan penyakit CVPD di sentra agribisnis jeruk di Kabupaten Sambas, Kallmantan Barat yang telah mencapai 30% pada tahun 20O9 adalah pengendalian vektornya (D.citri) yang tidak dilakukan secara tepat" serentak dan terkoordinasi dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengendalian vector penyakit CVPD menggunakan teknologi anjuran berbasis kelompok tani. Penelitian telah dilakukan pada tahun 2010 di Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Penerapan teknologi anjuran dilaksanakan pada 11 kebun jeruk milik petani yang semuanya tergabung dalam satu Gabungan Kelompok Tani yaitu 1 kebun demplot di satu kelompok tani tertentu (Kebun l);5 kebun lain dengan kepemilikan yang berbeda pada kelompok tani yang sama dengan demplot (Kebun ll); serta 5 kebun lainnya dengan kepemilikan yang berbeda dan masing-masing tersebar di lima kelompok tani dl luar kelompok tani demplot (Kebun lll). Teknologi pengendalian kutu loncat yang diterapkan meliputi penyaputan batang dengan insektisida sistemik berbahan aktif imidakloprid dua kali selang 1,5 bulan dan penyemprotan tajuk tanaman menggunakan iasektisida kontak berbahan aktif dimethoate yang waktu aplikasinya bergantian setelah penyaputan batang. Efektivitas penerapan teknologi anjuran diukur berdasarkan penurunan populasi kutu loncat yang ditemukan pada 25 tanaman Jeruk sampel kebun baik dalam stadium imago, nimfa maupun telurnya yang diamati secara berkala setiap 2 minggu selama masa pertunasan hingga minggu ke-14 pasca perlakuan pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan teknologi anjuran terbukti mampu menurunkan populasi kutu loncat secan signifikan pada semua kebun baik pada stadia imago, nimfa maupun telur. Penerapan teknologi aniuran yang serentak pada suatu kelompok tani terbukti lebih efektif dalam mengendalikan kutu loncat sehingga pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok tani harus dilakukan untuk meningkakan adopsi teknologi anjuran tersebut.


Kata kunci : Diaphorina citri, CVPD, pengendalian, kelompok tani

 

Comments powered by CComment