JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Panen Raya di Lumbung Pangan Kalimantan Barat Tahun 2018

Kabupaten sambas merupakan salah satu kabupaten Lumbung padi di Provinsi Kalimantan barat dengan potensi lahan sekitar  639.570  Ha  dari total luas lahan di Kalbar  (14.680.702 ha), khusus di Kecamatan Tebas lahan pertanian sekitar  6300 Ha  dengan Indeks Pertanaman (IP) 133.33 Prpduksi 282432 ton GKG padi 169469 ton bila dijadikan beras. Tanggal 13 Februri 2018 diadakan panen raya padi di Desa Tebas Sungai Kec.Tebas. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sambas Hj. Hairiah, SH, MH, Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadiprabowo, Sekba BPPSDMP, Camat Tebas, Bulog, Kades se- Kec.Tebas, BPTP Kalbar, Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Barat, PT Pertani, PPL Kec. Tebas, serta anggota Gapoktan Mekar Bersatu. Dari hasil ubinan panen ini, didapatkan hasil ubinan sebesar 6,4 ton/ha.

Dalam kesempatan ini wakil Bupati Sambas  ibu Hj. Khairiah menyampaikan bahwa kebutuhan pangan meningkat, sedangkan lahan semakin sempit. Sehingga dengan adanya momen panen ini, dapat membuktikan bahwa Kec. Tebas dapat mendukung ketersediaan pangan di Sambas. Hal ini sejalan dengan nawacita presiden yaitu Indonesia sebagai lumbung pangan dunia melalui Program Upsus Pajale, yaitu dengan pengawalan serta pendampingan yang terintegrasi untuk meningkatkan produksi pangan nasional terutama di tiga komoditas utama yang menjadi prioritas. Bantuan telah disiapkan pemerintah dalam bentuk dana, benih unggul, pupuk, alat dan mesin teknologi pertanian, perbaikan lahan dan irigasi, serta mempersiapkan pasar untuk pemasaran pasca panen. Selanjutnya beliau berharap semoga kegiatan ini dapat berlanjut sehingga dapat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sambas kuhususnya bagi masyarakat tebas Sungai, “Bersatu kita hebat untuk sambas” itulah semboyan sekaligus pesan ibu wakil bupati.
 
Sambutan selanjutnya yaitu dari Kepala Sub-Divisi Regional Bulog Singkawang, Nancy Syafira. Menurut beliau, petani tidak usah takut harga gabah akan anjlok pada saat panen raya tiba, karena Bulog siap melakukan serap gabah petani sesuai harga yang di tetapkan melalui Impres No. 5 Tahun 2015 yaitu 3700/kg Gkp dan 4300/Gkg. Bulog mempunyai dua gudang yaitu di Kota Singkawang dan di Prapakan, yang mana satu gudang dapat  menampung 35000 ton beras. Ketentuan gabah yang dapat diterima oleh Bulog yaitu gabah yang sudah memenuhi klasifikasi yang telah di tetapkan oleh Bulog seperti kadar airnya maksimal 14 persen. Kadar air yang paling menentukan kualitas penyimpanan di gudang Bulog. Pada tahun 2018 ini, Bulog menyiapakan bantuan Bansos Rastra sebesar 25.0000 ton.

Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Bulog mempunyai kegiatan Serapan Gabah (Sergab). Kegiatan sergab bertujuan untuk meningkatkan cadangan pangan pemerintah, yang dilakukan melalui penugasan kepada Bulog. Target Sergab oleh Bulog sampai Juni 2018 nanti target sebesar 2,2 juta ton. Pada kegiatan panen ini, Gapoktan Elok Sedayu menyerahkan 1,9 ton beras ke bulog. Untuk Kec. Tebas, Bulog mentargetkan dapat menyerap gabah sebesar 33.000 ton.
 
Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dr. Ir. Surachman Suwardi, MP. dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan BPPSDMP difokuskan pada pengembangan SDM dan kelembagaan petani dengan tujuan untuk mewujudkan SDM pertanian yang kreatif, inovatif, dan berwawasan global. Salah satu caranya dengan memberikan bantuan alsintan, Pengilingan (RMU) dan  gudang  serta Perlindungan petani berupa asuransi pertanian serta Pengawalan teknik pertanian, Diharapkan dengan bantuan-bantuan tersebutpoktan yang ada akan terus berkembang menjadi gapoktan sehingga menjadi koperasi dan lembaga ekonomi lain.

 

         

#NusantaraPanen