JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden
Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

Sabtu 14 Juli 2018, berlokasi di Lahan milik Gapoktan Bina Maju, Desa Bengkilu, Kec.Tujuh...

Teknologi Produksi Benih Salak

Teknologi Produksi Benih Salak

Pengembangan agroindustri buah-buahan diawali dari perbenihan. Artinya keberhasilan...

Teknologi Produksi Benih Mangga

Teknologi Produksi Benih Mangga

Produksi benih mangga berlabel secara vegetatif (grafting/okulasi) melibatkan batang bawah...

Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

Bertempat di ruang Rapat Besar BPTP Balitbangtan Kalimantan Barat, diadakan acara Halal bi...

  • Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

    Panen Bawang Merah di Kab. Bengkayang

    Monday, 16 Juli 2018 10:28
  • Teknologi Produksi Benih Salak

    Teknologi Produksi Benih Salak

    Monday, 02 Juli 2018 13:57
  • Teknologi Produksi Benih Mangga

    Teknologi Produksi Benih Mangga

    Monday, 25 Jun 2018 13:55
  • Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

    Halal Bihalal BPTP Kalimantan Barat

    Thursday, 21 Jun 2018 15:20

Teknologi teraktual

SDM Profesional

Sumber Daya Genetik Buah Spesifik Kalbar

Sumber Daya Genetik Padi Lokal Kalbar

 


 Banner balitbangtan

 

Info Penting

Layanan Online

Medsos Kami

twit

  

Pengunjung

116210
Hari ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu kemarin
Bulan ini
Bulan kemarin
Semua hari
730
819
2502
108440
14500
20657
116210
IP Anda: 23.20.223.212
2018-07-18 17:25

Durian Unggul Lokal Kalimantan Barat

Kalimantan Barat dikarunia plasma nutfah tanaman durian yang sangat kaya dan beragam. Tanaman durian  umumnya tumbuh di hutan maupun di kebun/ladang milik petani.  Di Kalimantan Barat,  durian merupakan tanaman buah yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan dijual dengan harga Rp.10.000 - Rp.100.000/buah, tergantung pada ukuran dan kualitas buah. Dari hasil inventarisasi dan eksplorasi yang telah dilakukan di peroleh informasi bahwa tanaman durian terbaik di Kalimantan Barat ada di Kabupaten Sanggau, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Bengkayang, selain itu, juga ditemukan hasil silangan antara Durio zibethinus X Durio kutejensis yang dikenal oleh penduduk dengan nama durian Empakan yang ditemukan di Kabupaten kapuas Hulu.

Palsma nutfah tanaman durian yang ada pada saat ini terancam tererosi karena adanya kegiatan penebangan pohon durian untuk bahan bangunan, adanya konversi lahan untuk kepentingan lain seperti perkebunan sawit, perumahan, inprastruktur dan lain-lain, serta matinya pohon durian akibat tua atau tersambar petir. Upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan keberadaan plasma nutfah durian di Kalimantan Barat adalah dengan melakukan konservasi baik melalui konservasi insitu (mempertahankan kelestarian durian di habitat asalnya) maupun melalui konservasi eksitu (mempertahankan kelestarian durian di luar habitat asalnya) dengan membentuk kebun koleksi. Selain itu untuk melindungi SDG durian lokal maka perlu didaftarkan ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP), sehingga jika Durian Lokal ini digunakan untuk menghasilkan Varietas Turunan Esensial (VTE), maka Pemerintan Daerah  dapat mengatur tentang imbalan bagi masyarakat pemilik Varietas Asal yang diperoleh dari Varietas Turunan Esensial yang bahan dasarnya Varietas Lokal. Dari hasil eksplorasi dan karakterisasi durian lokal di Kalimantan Barat ada beberapa yang memiliki potensi ekonomi yang baik untuk dikembangkan dan perlu segera didaftarkan ke Pusat PVTPP diantaranya :

1. DURIAN JARUM MAS

Durian Jarum Mas berasal dari Dusun Anggrek (Sungai Pinang Kecil), Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap  Kabupaten Kubu Raya. Durian ini milik M. Ali. Durian ini tumbuh di  agroekosistem lahan pasang surut, dengan ketinggian tempat 13 mdpl. Jenis tanah di lokasi tumbuh merupakan tanah aluvial, pH = 5,0. Durian Jarum Mas  berumur ± 100 tahun. durian ini memiliki karakteristik tinggi tanaman 35 m, bentuk percabangan erect, warna kulit batang abu-abu, bentuk daun elliptic, bentuk ujung daun long acuminate, bentuk pangkal daun acute, warna permukaan daun bagian atas coklat tua, warna permukaan daun bagian bawah coklat tembaga, bentuk tunas bunga ovoid, bentuk calyx ellipsoid, bentuk petal spathulate, warna petal cream, warna sepal hijau, bentuk style wavy, warna stigma oranye, permukaan bagian atas stigma smooth,  warna tangkai buah coklat, warna kulit buah coklat kehijauan, bentuk buah oval, bentuk ujung buah pointed, bentuk pangkal buah convex, warna daging buah orange, tekstur daging buah lunak, citra manis sedang, tebal daging buah 1 cm, berat buah 1.810 g, panjang tangkai buah 4,5 cm, jumlah juring 5/buah, jumlah pongge per rongga 2-4, tebal kulit buah 1,4 cm, jumlah bii 14 ( biji bernas 7, biji kempes 7), edible proporsi 28,18%.

 

 2. DURIAN EMPAKAN ( Durio zibethinus  X  Durio kutejensis)

Durian Emapakan merupakan hasil silang alami antara "Durio zibethinus  X  Durio kutejensis" , durian ini berasal dari Dusun Belibis, Desa Mawan,  Kecamatan Pengkadan  Kabupaten Kapuas hulu. Durian Empakan ini milik Syah Minan. Durian ini  berada pada  agroekosistem lahan kering, dengan ketinggian tempat 58 mdpl. Jenis tanah di lokasi tumbuh merupakan tanah Ultisol, pH = 5. Durian Empakan  berumur ± 50 tahun. Durian Empakan  memiliki karakteristik : tinggi tanaman 30 m, bentuk percabangan Intermadiate, warna kulit batang coklat tua, bentuk daun oblong, bentuk ujung daun acuminate, bentuk pangkal daun acute, warna permukaan daun bagian atas coklat tua, warna permukaan daun bagian bawah coklat tembaga, bentuk tunas bunga globose, bentuk calyx ovate, bentuk petal spathulate, warna petal pink, warna sepal kuning muda, bentuk style straight, warna stigma kuning, permukaan bagian atas stigma smooth,  warna tangkai buah coklat, warna kulit buah kuning, bentuk buah elliptic, bentuk ujung buah pointed, bentuk pangkal buah convex, warna daging buah orange, tekstur daging buah lunak, citra manis sedang, tebal daging buah 1,2 cm , berat buah 2.050 g, panjang tangkai buah 4,5 cm, jumlah juring 5/buah, jumlah pongge per rongga 1-4, tebal kulit buah 1,42cm, warna kulit biji coklat tua,  jumlah bii 12 ( biji bernas 4, biji kempes 8), edible proporsi 24,39 %.

 

 3. DURIAN BALENING

Durian Balening berasal dari Kec. Sekayam  Kabupaten Sanggau. Durian ini memiliki karakteristik buah berbentuk  belah ketupat,  warana kulit buah masak hijau kekuningan, lingkar buah 51 cm, panjang buah 20,5 cm, panjang tangkai buah 3 cm berwarna coklat, tebal kulit 0,7 cm, panjang duri 0,7 cm,  isi 1-2 buah/juring, tebal isi 2,7 -3,0  cm, warna daging buah kuning, tekstur daging lunak/pulen dan berasa manis agak pahit, jumlah biji 5 biji.  Berat buah 1.630 gr, berat kulit 800 gr, berat biji 130 gr, dan berat daging buah 700 gr. Rendemen isi/edibel proporsi sebesar 42,94 %.