JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden

Kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Sinkronisasi Materi Hasil Litkaji Dengan Programa Penyuluhan Provinsi Kalbar Tahun 2019

BPTP Kalbar bekerjasana dengan Dinas Pertanian Tanaman TPH Provinsi Kalbar menyelenggarakan acara FGD Sinkronisasi Materi Hasil Litkaji Dengan Programa Penyuluhan Provinsi Kalbar Tanggal 8 Oktober 2018 bertempat di ruang pertemuan Distan Prov. Kalbar. Acara dihadiri oleh Kadistan Prov. Kabar, Kabid Penyuluhan Distan Prov. Kalbar, Penyuluh Distan Prov. Kalbar, peneliti dan penyuluh BPTP Kalbar, Dinas Pangan Peternakan, KTNA Kalbar, dan Dinas Perkebunan.

Tujuan dari acara ini adalah untuk (1) Menyelaraskan program pembangunan pertanian yang diselengggarakan dinas teknis pertanian dengan hasil litkaji dari Balitbangtan dalam programa penyuluhan pertanian di tingkat provinsi, (2) Menyusun matrik programa penyuluhan di tingkat Provinsi Kalimantan Barat, (3) Membahas kelayakan teknologi hasil litkaji spesifik lokasi yang akan dikembangkan di daerah, (4) Mendapatkan rekomendasi teknologi pertanian spesifik lokasi, (5) Mendapatkan umpan balik inovasi spesifik lokasi untuk perbaikan teknologi dan sebagai input untuk kegiatan litkaji berikutnya.

Acara dibuka oleh Kadistan TPH Bapak Heronimus Hero yang memberikan arahan agar materi litkaji tidak hanya mendukung komoditas utama nasional yakni padi, jagung, kedelai, bawang dan cabe (Pajalebabe) namun juga memuat inovasi teknologi spesifik lokasi kalbar yang berpeluang untuk dikembangkan anatara lain talas, sukun, dan bahkan kurma. Acara dilanjutkan dengan paparan sinkronisasi materi hasil litkaji oleh Ir. Jiiyanto, MM yang berisi teknologi hasil kajian BPTP Kalbar dan Balitbangtan yang layak untuk menjadi materi penyuluhan di Provinsi Kalbar di subsektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan. Acara dilanjutkan dengan mendengan umpan balik dari peserta FGD antara lain dari penyuluh Dinas Pertanian TPH Prov. Kalbar terkait hasil litkaji dan penyusunan matrik programa penyuluhan Kalbar tahun 2019.